Monday, June 14, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Yen Jepang Mendominasi USDJPY, Hubungan AS-China Menjadi Penentu Sentimen Pasar

Must Read

Pejabat BoE: Stablecoin Tidak Terlalu Radikal

Ada banyak keributan tentang stablecoin di antara para bankir sentral, regulator dan anggota parlemen dalam beberapa tahun...

One River Digital Melihat Lonjakan Permintaan untuk Bitcoin Karbon Netral

Investor institusional telah menunjukkan keinginan yang lebih kuat untuk solusi investasi Bitcoin (BTC) karbon netral oleh One...

BIS Bergabung dengan Bank Sentral Perancis dan Swiss dalam Proyek CBDC Lintas Batas

Bank of France dan Swiss National Bank bekerja sama dengan Pusat Inovasi Bank for International Settlements (BIS)...

Pasangan mata uang Dolar AS dengan Yen Jepang terus melanjutkan momentum pembalikan dari kawasan paling tinggi skala mingguan. Pasangan USDJPY terus mengalami penurunan menuju ke kawasan paling rendah terbaru di sesi dagang kawasan Eropa. Saat ini pasangan USDJPY sedang berada di sekitar level harga 109.00.

Sebelumnya pasangan ini telah mendapatkan momentum-momentum yang sangat baik untuk memulihkan diri dari kawasan paling rendah selama tiga bulan terakhir. Tapi pada akhirnya Yen Jepang mendominasi pasangan dan gagal memanfaatkan momentum tersebut. USDJPY mulai tertolak dari kenaikannya saat menyentuh level harga kunci di sekitar 110,00. Penyebab utama kegagalan USDJPY untuk naik adalah beredar kabar bahwa saat ini China sudah tidak lagi tertarik terhadap pembicaraan dagang dengan Amerika Serikat.

Dengan kabar-kabar yang kurang sedap ini telah memicu naiknya kekhawatiran pasar terhadap masa depan perang dagang antara AS dan China. Sehingga memicu dorongan cukup tinggi terhadap minat beli pasar pada Yen Jepang. Penjualan besar-besaran juga dilakukan pada aset-aset mata uang utama karena perdagangan yang penuh resiko.

Suasana bearish tampaknya saat ini mendominasi pasangan USDJPY dengan didukung kondisi imbal hasil obligasi Treasury AS yang terus melemah. Sehingga dampaknya akan menyeret USD menjadi lebih lemah dan semakin memperpanjang penurunan. Sangat menarik melihat bagaimana pasangan ini terus mencari titik suport yang mampu menahan harga dan mulai melalukan pembalikan dari kawasan paling rendahnya.

Untuk akhir pekan ini para pelaku pasar dan investor akan terfoku pada agenda AS yaitu rilis data mengenai indeks sentimen konsumen prelim selama bulan Mei. Data ini bisa memberikan peluang perdagangan dengan jangka yang pendek. Sementara itu untuk Yen sendiri menunggu bagaimana gejolak sentimen resiko terhadap pasar dari beberapa peristiwa global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pejabat BoE: Stablecoin Tidak Terlalu Radikal

Ada banyak keributan tentang stablecoin di antara para bankir sentral, regulator dan anggota parlemen dalam beberapa tahun...

One River Digital Melihat Lonjakan Permintaan untuk Bitcoin Karbon Netral

Investor institusional telah menunjukkan keinginan yang lebih kuat untuk solusi investasi Bitcoin (BTC) karbon netral oleh One River Digital Asset Management.

BIS Bergabung dengan Bank Sentral Perancis dan Swiss dalam Proyek CBDC Lintas Batas

Bank of France dan Swiss National Bank bekerja sama dengan Pusat Inovasi Bank for International Settlements (BIS) untuk menguji sistem mata uang...

1inch merilis Protokol Pesanan Batas yang dapat Dikomposisi

1inch, pertukaran terdesentralisasi dan agregator likuiditas, belum lama ini telah mengumumkan peluncuran Protokol Pesanan Batas 1inch. Fitur baru ini menawarkan 5 audit...

Pra-Pendaftaran Game Guild of Guardians Mencapai 133 Ribu Karena Lonjakan Penjualan NFT

Komunitas di belakang Guild of Guardians, sebuah game role-playing (RPG) berbasis NFT, tampaknya antusias dengan judul yang akan datang setelah mereka merebut...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -