Sunday, July 5, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Yen Jepang Mendominasi USDJPY Karena Ketegangan Kembali AS-China

Must Read

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat...

Perdagangan di sekitar pasangan mata uang Dolar AS terhadap Yen Jepang mengalami penurunan di hari Senin (5/8) saat sesi Asia berlangsung. Kondisi ini terjadi karena para pelaku pasar dan investor lebih memilih menjauh dari aset-aset berisiko karena menunggu kabar pembaruan dari perang dagang.

Dikabarkan bahwa China tidak akan tinggal diam dengan tawaran syarat yang diajukan oleh AS. Tawaran tersebut telah membuat prospek yang suram atas aset-aset berisiko dan mendukung penguatan Yen Jepang awal sesi. Dampak prospek perang dagang yang buruk juga terlihat pada pasar ekuitas yang merosot. Pada S&P 500 dan Nasdaq mengalami penurunan masing-masing 3,1 persen dan 3,9 persen. Bahkan penurunan ini menjadi yang paling besar selama tahun 2019 ini.

Selain dari sisi perang dagang, Yen Jepang juga mendapatkan dorongan positif setelah Jepang memutuskan untuk melakukan perlindungan pada nilai Yen dan pada GPIF. Ini merupakan dana pensiunan paling besar di dunia. Keputusan Jepang menjadi sejarah baru karena melakukan pembelian pada obligasi dengan lindung nilai untuk pertama kalinya.

Laporan terbaru mengatakan bahwa pemerintah China sedang melakukan pertimbangan apakah harus melanjutkan pembicaraan atau tidak. Pasalnya mereka mulai mempertanyakan kegunaan pembicaraan setelah pernyataan terakhir Presiden Trump yang mengecewakan pasar.

Untuk perdagangan pasangan USDJPY selanjutnya mungkin akan lebih terbebani oleh usaha pelemahan USD oleh pemerintah AS.  Fed akan menjadi fokus pasar karena akan ada spekulasi mengenai apakah Fed akan berkomitmen pelonggaran lebih lanjut atau tidak. Karena dampak kenaikan tarif akan cukup membuat ekonomi AS lemah. Hal ini bisa memicu pelonggaran lanjutan pada pertemuan selanjutnya dan memangkas pernyataan Fed bahwa pelonggaran saat ini bukan merupakan awal siklus namun hanya penyesuaian.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal Eropa hari Jumat ini (3/7),...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat setelah penurunan itu, pasangan mampu...

GBPUSD Hari Ini Defensif Menunggu Data Inggris, Masih Jauh Dari Puncak Sepekan

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak defensif dan bertahan di sekitar nilai tukar 1,2460 mendekati pembukaan sesi Eropa hari Jumat (3/6)....

Pengguna Crypto Austria Akan Segera Bisa Menggunakan Crypto di 2.500 Lokasi

Pemegang Crypto di Austria akan segera dapat menghabiskan koin mereka di lebih dari 2.500 poin penerimaan menggunakan Pembayaran A1 - salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -