Saturday, February 22, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Yen Jepang Sepi Peminat, USDJPY Stabil Menunggu Data NFP Dari AS

Must Read

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS....

Hampir seluruh pasangan mata uang yang bersilangan terhadap Dolar AS hari ini sedang dalam fase konsolidasi. Pasangan USD terhadap Yen Jepang juga masih dalam gerakan yang stabil dengan jarak perdagangan yang masih sempit di sekitar level harga 108,00 saat sesi dagang kawasan Asia di hari Jumat (7/6). Para pelaku pasar dan investor saat ini memang sedang menunggu rilis data NFP dari AS untuk menentukan arah gerakan ke depannya.

Sebelumnya pasangan USDJPY telah membentuk sebuah formasi divergen yang sayangnya juga telah gagal untuk memberikan dorongan positif. Dampaknya pada hari ini pasangan bergerak dengan jarak yang sangat terbatas dan cenderung lebih tenang. Yen Jepang terlihat tidak memainkan peran banyak saat ini dan lebih didominasi oleh USD yang sedang dalam fase defensif karena meningkatnya harapan pemangkasan suku bunga oleh Fed pada tahun ini.

Saat ini dinamika sentimen resiko global terlihat sedang mengalami pemulihan yang menyebabkan safe haven sepi peminat pembeli pada hari ini. Hal ini yang juga membatasi kekuatan Yen Jepang untuk menyeret USDJPY turun lebih dalam lagi. Kondisi pasar Yen yang sepi peminat diperburuk juga oleh pasar USD yang tidak mau menaruh investasi yang agresif mendekati rilis data NFP nanti malam. Para pelaku pasar dan investor lebih suka untuk menunggu mendekati rilis data yang cukup menggerakkan USD ini.

Data NFP AS diprediksi akan mengalami pelemahan menuju ke sekitar 185K dari data sebelumnya yaitu 263K. Selain data NFP yang menjadi fokus utama, data mengenai perubahan tingkat pengangguran dan juga pendapatan rata-rata per jam turut berkolaborasi untuk menggerakan USD. Masing-masing data tersebut diprediksi akan tetap tidak berubah dari data sebelumnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -