Friday, December 6, 2019
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Yuan China Menguat Walaupun Rilis Laba Industri Tengah Turun

Must Read

FSOC: Adopsi Stablecoin Bisa Berdampak pada Ekonomi

FSOC - Sebuah panel regulator keuangan senior di Amerika Serikat telah memperingatkan publik tentang risiko stablecoin dan...

Microsoft Mengumumkan Token Lencana pada Blockchain Ethereum

Platform cloud berkemampuan blockchain Microsoft, Microsoft Azure, mengumumkan "Azure Heroes", sebuah blockchain non-fungible token (NFT) yang ditujukan...

Rusia: Nornickel Mulai Menguji Platform Perdagangan Digital

Raksasa pertambangan dan peleburan Rusia, Nornickel, telah mulai menguji platform digitalnya untuk perdagangan logam.

Perdagangan mata uang hari ini Senin (28/1) terlihat Yuan China menguat di kawasan Asia. Penguatan mata uang negeri ekonomi terbesar ini terjadi ditengah rilis lapora data ekonomi mengenai laba industri yang turun. Bahkan penurunan laba industri terjadi selama dua bulan berturut-turut. Sementara itu ditempat lain Dolar AS sedang diperdagangkan dalam kondisi yang merosot lebih rendah tipis saat harapan pertemuan Fed bernada dovish.

Yuan China menguat terlihat pada pasangan mata uang USDCNY yang turun sebesar 0,1 persen menuju ke level harga perdagangan 6.7374. Laporan mengenai laba industri China disampaikan oleh Biro Statistik Nasional saat pahi hari. Nilai laba industri turun sebesar 1,9 persen Year-of-Year menuju ke nilai 680,83 Miliar Yuan untuk bulan Desember. 

Laporan sebelumnya pada bulan November untuk bagian laba industri memang sudah menurun 1,8 persen dari tahun lalu. Laporan tersebut menjadi titik awal terjadinya tekanan keuntungan dalam waktu tiga tahun terakhir. Walaupun dilaporkan dalam keadaan yang turun, tapi mata uang Yuan China menguat dan tidak ada indikasi bearish sama sekali. Bank Rakyat China atau PBOC menyepakati untuk mengubah nilai yuan China ke Dolar AS hari Senin berada di harga 6.7472 yang sebelumnya sempat berada di harga 6.7941. Lawan Yuan yaitu Dolar AS yang terlihat pada Indeks Dolar AS berada di angka 95,400

Mengenai Dolar AS, Fed akan melaporkan kesimpulan dari pertemuan mereka pada hari Rabu. Pasar memperkirakan Fed akan mempertahakan suku bunga AS setelah sebelumnya sudah dinaikkan pada bulan Desember. Walaupun sebenarnya Fed sudah mengirim sinyal kenaikan sebanyak dua kali, tapi beberapa pejabat Fed menolak. Fokus pasar saat ini juga tertuju pada pembaruan kabar dari negosiasi dagang AS-China yang mana besok Rabu pejabat China akan sampai di Washington untuk negosiasi.   

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

FSOC: Adopsi Stablecoin Bisa Berdampak pada Ekonomi

FSOC - Sebuah panel regulator keuangan senior di Amerika Serikat telah memperingatkan publik tentang risiko stablecoin dan...

Microsoft Mengumumkan Token Lencana pada Blockchain Ethereum

Platform cloud berkemampuan blockchain Microsoft, Microsoft Azure, mengumumkan "Azure Heroes", sebuah blockchain non-fungible token (NFT) yang ditujukan untuk memberi penghargaan kepada komunitas...

Rusia: Nornickel Mulai Menguji Platform Perdagangan Digital

Raksasa pertambangan dan peleburan Rusia, Nornickel, telah mulai menguji platform digitalnya untuk perdagangan logam. Seperti yang dilaporkan Bloomberg pada...

UE Tak Akan Membiarkan Stablecoin Masuk Pasar Sampai Risiko Diatasi

Tidak ada proyek stablecoin global yang akan mulai beroperasi di Uni Eropa (UE) sampai risiko terkait dengan kedaulatan moneter ditangani, menurut otoritas...

Dolar AS dalam Penurunan Mingguan karena Ketegangan Data dan Perdagangan

Dolar AS mengalami kerugian selama satu minggu pada awal hari ini, dilanda kegelisahan pada perdagangan dan sinyal beragam tentang ekonomi AS, sementara...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -