Yuan Terpuruk, CFO Perusahaan Raksasa Huawei Di Kanada Ditahan Dengan Tuduhan Pelanggaran Sanksi AS
Home / berita / Berita Harian Forex / Yuan Terpuruk, CFO Perusahaan Raksasa Huawei Di Kanada Ditahan Dengan Tuduhan Pelanggaran Sanksi AS

Yuan Terpuruk, CFO Perusahaan Raksasa Huawei Di Kanada Ditahan Dengan Tuduhan Pelanggaran Sanksi AS

Bagi para investor mata uang safe haven yaitu Yuan, mungkin saat ini agak mengerutkan dahi. Pasalnya Yuan terpuruk setelah santer berita ditahannya CFO perusahaan raksasa asal China Huawei di Kanada. Beberapa media menyebutkan bahwa Huawei telah melanggar beberapa sanksi yang dijatuhkan oleh AS.

Dikhawatirkan dari berita yang sedang panas ini akan menyebabkan dampak yang cukup buruk terhadap negosiasi pulihnya hubungan As-China setelah perang dagang. Para investor mulai menarik investasi mereka setelah berita ini mencuat. Walaupun sebelumnya PBoC sudah mematok nilai tukar pada 6.8599, tapi kenyataanya keterpurukan Yuan ini sudah tidak bisa dibendung lagi dan anjlok terus turun.

Rabu lalu ada pembenaran atas berita ini dari Departemen Kehakiman Kanada yang menyatakan bahwa CFO Huawei ditahan dengan dugaan pelanggaran sanksi. Sampai saat ini dari pihak Huawei juga belum menjelaskan dengan rinci tentang kasus ini. Hal ini juga menjadi momok bagi para investor dan trader karena berita yang kurang jelas bagi ketahanan mata uang ini, sehingga Yuan terpuruk semakin dalam.

Sebelum berita kasus ini turun, Wall Street Journal media ternama juga memberitakan tentang invetigasi yang dilakukan kepada Huawei atas Iran.  Sehingga banyak investor dan pengamat yang tidak heran lagi atas berita tuduhan pelanggaran atas AS yang dilakukan oleh Huawei.

Momen Yuan terpuruk ini didukung dengan menguatnya indeks Dollar As yang kemarin sempat terpantau naik sebesar 0.15 persen. Tepatnya berada pada level 97.15, sehingga pasangan mata uang Dollar AS dengan Yuan tampak jatuh atas kejadian ini. Pergerakan lebih besar terhadap indeks Dollar AS akan nampak lebih besar setelah selesainya hari Duka Nasional karena meninggalnya Mantan Presiden Amerika Serikat, George HW Bush.

About Wida Yodik

Check Also

kenaikan suku bunga AS

Menjelang Berita Kenaikan Suku Bunga AS Oleh Fed, USD Sideaway Dalam Area Tertinggi

Pekan ini menjadi pekan yang cukup penting bagi perekonomian Amerika Serikat. Pasalnya pada hari Rabu …