Imbal Hasil Treasury Menekan Indeks US Dollar
Home / berita / Imbal Hasil Treasury Menekan Indeks US Dollar

Imbal Hasil Treasury Menekan Indeks US Dollar

Indeks US Dollar masih dalam kondisi “stabil” pada pembukaan market har ini setelah semalam sempat mengalami pelemahan yang cukup menekan karena imbal hasil Treasury Amerika Serikat mengalami penurunan dan para trader mengurangi ekspektasi mereka mengenai jumlah kenaikan suku bunga yang akan diterapkan  the Fed di tengah melemahnya data ekonomi dan meningkatnya volatilitas pasar.

Para pejabat The Fed diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga pada rapat kebijakan 18-19 Desember mendatang, tetapi fokus pasar saat ini masih terhadap berapa banyak kenaikan suku bunga yang akan datang pada tahun 2019. Menurut pengamat the Fed, CME Group, para trader suku bunga berjangka memperkirakan hanya akan ada satu kenaikan suku bunga The Fed pada tahun 2019.

Data pada hari Kamis kemarin juga membebani pergerakan indeks US Dollar. Defisit perdagangan Amerika Serikat melonjak ke titik tertinggi 10 tahun pada bulan Oktober karena ekspor kedelai mengalami penurunan dan impor barang-barang konsumsi naik mencapai rekor tertingginya, hal ini menunjukkan langkah-langkah terkait tarif impor pemerintah Presiden Trump untuk mengecilkan kesenjangan perdagangan tampaknya masih belum efektif.

Indeks US Dollar tercatat ditutup dalam pelemahan terhadap mata uang Yen Jepang setelah rilisnya berita dari Kanada mengenai penangkapan seorang eksekutif papan atas perusahaan teknologi raksasa asal Cina, Huawei, yang mendorong kekhawatiran pasar akan timbulnya gejolak baru dalam ketegangan perdagangan antara Cina dan Amerika Serikat.

Yen cenderung mendapat keuntungan (berupa penguatan) selama terjadi tekanan dari geopolitik maupun keuangan karena Jepang adalah negara kreditor terbesar di dunia dan ada asumsi bahwa para investor Jepang akan memulangkan dana apabila terjadi krisis.

About Mata Trader

Check Also

Gemini Menambahkan Dukungan Untuk Perdagangan Kas Bitcoin

Bitcoin Terus Bergerak Dalam Indikasi Over Sold, Apa Selanjutnya?

Transaksi Bitcoin selalu terbentuk dala indikasi Oversold, tidak jarang altcoin pun juga memasuki wilayah oversold …