>
Home / berita / Malaysia Akan Menyebarkan Alat Verifikasi Gelar Palsu Berteknologi Blockchain

Malaysia Akan Menyebarkan Alat Verifikasi Gelar Palsu Berteknologi Blockchain

Selama beberapa bulan terakhir, beberapa universitas di seluruh dunia telah memilih untuk menerapkan sistem kredensial berbasis Blockchain, yang dimaksudkan untuk membantu siswa menyimpan dan mengakses gelar kesarjanaan mereka secara digital.

Dan saat ini, laporan terbaru menunjukkan bahwa Kementerian Pendidikan Malaysia akan mulai menggunakan teknologi tersebut sebagai langkah untuk memerangi penipuan gelar yang semakin meningkat di dalam negeri. Dengan pemikiran ini, kementerian telah mengumumkan platform penerbitan dan verifikasi gelar, yang dibangun di atas blockchain NEM.

Untuk mendapatkan pandangan baik di masyarakat maupun tempat bekerja, tampaknya semakin banyak warga yang lebih memilih untuk membeli kredensial palsu dari “pabrik” diploma (gelar), untuk membuktikan diri mereka telah menyelesaikan gelar mereka. Meskipun hal ini dapat membantu mereka mendapatkan akses ke pekerjaan dengan bayaran yang lebih tinggi, namun hal ini tidaklah adil bagi siswa asli yang belajar dan bekerja keras untuk mendapatkan gelar asli mereka. Selain itu, gelar palsu juga berbahaya, karena profesi tertentu membutuhkan keahlian dan pengetahuan yang mumpuni, dimana, tidak ada satupun orang yang ingin dibela oleh pengacara yang belum selesai sekolah hukum, atau dirawat oleh dokter tanpa gelar (mengerikan!).

Menurut Kementerian Pendidikan Malaysia, “ Menyadari kebutuhan untuk menjaga reputasi dan integritas dari semua universitas Malaysia, Kementerian Pendidikan telah mengambil tindakan tegas untuk mencegah tindak pemalsuan dan penipuan yang secara tidak adil telah merugikan para pemegang gelar asli.”

Universitas-universitas di Malaysia pastilah mendapatkan banyak permintaan dari berbagai perusahaan, untuk memverifikasi apakah orang-orang tertentu telah lulus dan menerima diploma atau tidak. Dan untuk melaksanakan verifikasi ini pastilah akan memakan waktu untuk setiap universitas dan perusahaan. 

Dengan demikian, sistem e-Scroll (Sistem Pemverifikasi Gelar berbasis Blockchain) akan menyediakan sistem keaslian dan keterlacakan yang cepat dan efisien. Platform ini bekerja dengan mencetak kode QR pada sertifikat, yang kemudian dapat dipindai untuk memverifikasi keasliannya, dari mana saja di seluruh penjuru dunia.Awalnya, sistem ini akan digunakan untuk mahasiswa PhD yang akan lulus dari Universitas Islam Internasional Malaysia. Nantinya, sistem e-Scroll ini akan tersedia untuk semua level Pasca Sarjana.

 

 

About Mata Trader

Check Also

Ethereum Core Dev Team Sedang Mencari

Aventus Mengumumkan Protokol Berbasis Ethereum untuk Meningkatkan Industri Tiket

Aventus mengungkapkan rilis kode berikutnya untuk Aventus Classic yang dirancang untuk menciptakan industri tiket yang …