>
Home / berita / Malta Menyimpan Sertifikat Pendidikan Dalam Blockchain

Malta Menyimpan Sertifikat Pendidikan Dalam Blockchain

Di Malta , semua sertifikat pendidikan akan disimpan di blockchain, berdasarkan berita dari media lokal berbahasa Inggris, MaltaToday, pada 21 Februari kemarin.

Inisiatif ini dilaporkan akan dapat meningkatkan proyek percontohan selama dua tahun untuk memasukkan semua sekolah nasional, termasuk sertifikat sekolah menengah yang dikeluarkan oleh negara, gereja, dan sekolah independen. Menurut laporan itu, pemerintah Malta telah menandatangani kontrak dua tahun dengan perusahaan perangkat lunak, Learning Machine, untuk membangun proyek percontohan tersebut.

Selama upacara penandatanganan di Castille, Perdana Menteri Malta, Joseph Muscat, dilaporkan mengklaim bahwa Malta adalah negara pertama di dunia yang menempatkan semua sertifikat pendidikan di blockchain. Muscat juga mengatakan, “Pada 2017, kami mengatakan Malta akan menjadi pulau blockchain, dan [kini] memang sudah”.

Pada bulan januari lalu, Universitas Bahrain juga telah mengeluarkan jurusan tentang blockchain. Trade Arabia melaporkan bahwa inisiatif terhadap blockchain dari universitas ini adalah bagian dari strategi digitalisasi keseluruhan untuk pelajar seluler.

Baca Juga:

Massachusetts Institute of Technology (MIT) juga telah mengeluarkan sertifikat digital berbasis blockchain ke lebih dari 100 lulusan sebagai bagian dari program percontohan pada pertengahan Oktober 2017 lalu. Sertifikat telah diterbitkan melalui aplikasi khusus, yang memungkinkan lulusan untuk berbagi dalam versi digital “tamper-proof” dan “verifiable” sertifikat mereka dengan calon pemberi kerja dan pihak lainnya.

Pada bulan Desember 2016, ada kabar bahwa pemerintah Kenya telah menggunakan solusi blockchain milik perusahaan IBM untuk mengembangkan sistem manajemen pendidikan yang tidak berubah dan transparan.

Pada bulan Juli tahun lalu, pemerintah Malta juga telah mengeluarkan sekelompok tagihan yang memberikan kepastian hukum untuk bisnis yang terkait dengan kripto dan juga blockchain. Silvio Schembri, Menteri Muda untuk Jasa Keuangan, Ekonomi Digital, dan Inovasi, di dalam Kantor Perdana Menteri Malta mengatakan tentang undang – undang baru, “Tiga RUU yang akan mengatur teknologi ledger terdistribusi (DLT) telah disetujui oleh Parlemen dan disahkan menjadi undang – undang. Malta, yurisdiksi dunia pertama yang memberikan kepastian hukum untuk ruang ini”.

 

About Mata Trader

Check Also

Jaringan TON Telegram Akan Diluncurkan Pada

Telegram Meminta Pengadilan untuk Menolak Tindakan SEC, Token Gram Bukanlah Security

Telegram menanggapi regulator sekuritas Amerika Serikat, dengan alasan bahwa Gram, cryptocurrency asli untuk Telegram Open …