Markas Deutsche Bank Diserbu oleh 170 Petugas Polisi Atas Tuduhan Pencucian Uang
Home / berita / Markas Deutsche Bank Diserbu oleh 170 Petugas Polisi Atas Tuduhan Pencucian Uang

Markas Deutsche Bank Diserbu oleh 170 Petugas Polisi Atas Tuduhan Pencucian Uang

Kantor pusat Deutsche Bank dan lima kantor lainnya telah diserbu oleh 170 petugas polisi, jaksa, dan inspektur pajak atas tuduhan pencucian uang. Dokumen bisnis tertulis dan elektronik bank dilaporkan disita. Karyawannya diduga membantu klien mendirikan perusahaan offshore untuk mencuci uang.

Enam kantor Deutsche Bank di sekitar Frankfurt, termasuk kantor pusatnya, diserbu pada hari Kamis atas tuduhan pencucian uang. Penyerbuan bank terbesar Jerman dengan aset senilai sekitar 1,48 triliun euro ($ 1,68 triliun)  tersebut berlanjut untuk hari kedua pada hari Jumat, menurut Reuters. Publikasi dijelaskan:

Sekitar 170 petugas polisi, jaksa penuntut dan inspektur pajak menggeledah kantor tempat dokumen bisnis dan dokumen elektronik disita.

“Tentu saja, kami akan bekerja sama dengan kantor jaksa penuntut umum di Frankfurt, karena itu demi kepentingan kami juga untuk mengklarifikasi fakta,” kata bank itu seperti dikutip.

Jaksa penuntut umum Jerman mulai menyelidiki bank tersebut pada bulan Agustus, outlet berita tersebut merinci, bahwa mereka sedang menelusuri aktivitas dari dua karyawan Deutsche Bank yang tidak disebutkan namanya, khususnya dari tahun 2013 hingga 2018. Pasangan ini diduga membantu klien mendirikan perusahaan offshore untuk mencuci uang.

The New York Times melaporkan bahwa dua karyawan tersebut “dicurigai gagal melaporkan kemungkinan pencucian uang untuk transaksi senilai 311 juta euro, atau lebih dari $ 350 juta.”

Investigasi 

Serbuan itu merupakan bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung yang berasal dari Panama Papers dan kebocoran dokumen offshore lainnya, jelas Reuters. Panama Papers terdiri dari lebih dari 11,5 juta dokumen yang bocor dari firma hukum Panama, Mossack Fonseca.

“Karyawan Deutsche Bank diduga telah melanggar kewajiban mereka dengan mengabaikan laporan kecurigaan atas pencucian uang klien dan perusahaan asing yang terlibat dalam skema penghindaran pajak,” publikasi tersebut menjelaskan secara rinci bahwa pada 2016 saja, lebih dari 900 pelanggan dilayani oleh anak perusahaan Deutsche Bank yang terdaftar di Kepulauan Virgin Britania, dan menghasilkan volume senilai 311 juta euro.

The New York Times lebih lanjut mengutip jaksa yang mengatakan, “Deutsche Bank membantu pelanggan menemukan organisasi offshore di negara-negara bebas pajak dengan mentransfer uang yang diperoleh secara ilegal tanpa memperingatkan pihak berwenang atas dugaan pencucian uang.”

Deutsche Bank juga sedang diselidiki atas keterlibatannya dalam kegiatan pencucian uang yang diduga dilakukan oleh Danske Bank karena bertindak sebagai bank koresponden untuk Danske Bank pada saat itu. Reuters mencatat bahwa serangan yang dimulai pada hari Kamis tidak terkait dengan kasus pencucian uang Danske Bank.

Tahun lalu, Deutsche Bank didenda “hampir $ 700 juta karena mengijinkan pencucian uang melalui perdagangan buatan antara Moskow, London dan New York,” kata outlet berita tersebut, menambahkan bahwa penyelidikan oleh Departemen Kehakiman AS masih berlangsung. Selain itu, Federal Reserve telah mendenda bank “$ 41 juta karena gagal memiliki sistem yang efektif untuk mematuhi undang-undang kerahasiaan bank dan undang-undang untuk mencegah pencucian uang,” tulis The New York Times.

Lisa Paus, seorang anggota parlemen federal Jerman, berkomentar: “ini merupakan sekumpulan insiden yang menjadi perhatian serius … kelihatannya terjadi kesalahan dalam  bidang kepatuhan dan anti pencucian uang bank.”

Pada bulan September, regulator keuangan Jerman Bafin memerintahkan Deutsche Bank untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan pencucian uang dan teroris. Bafin juga menunjuk KPMG untuk memantau kemajuan bank.

About Paul_drevs

Check Also

SEC Kemungkinan Akan Memberikan Kelonggaran Bagi ICO

Menurut salah satu pejabat agensi di Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat, mereka kemungkinan …