Menunggu Agenda The Fed, Harga Emas Bergerak Lemah
Home / berita / Menunggu Agenda The Fed, Harga Emas Bergerak Lemah

Menunggu Agenda The Fed, Harga Emas Bergerak Lemah

Harga emas masih bergerak lemah pada hari ini setelah mencapai titik terendah dalam hampir dua minggu di sesi sebelumnya karena penguatan indeks US Dollar yang terjadi setelah seorang pejabat senior Federal Reserve (the Fed) menegaskan kembali perlunya kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Sementara itu saham-saham Asia tampak gamang dan dolar Amerika pun masih berada di dekat titik tertinggi 1,5 tahun lalu karena aset berisiko yang tersendat di tengah sinyal-sinyal yang saling kontradiktif pada prospek untuk de-eskalasi sengketa perdagangan Sino-AS.

Wakil Ketua The Fed, Richard Clarida, mengatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat harus lebih memperhatikan data ekonomi terbaru karena kenaikan suku bunga bertahap akan semakin mendekati sikap netral.

Imbal hasil dari produk Treasury dan dari Dolar Amerika kemungkinan akan mengalami kenaikan tajam jika Ketua The Fed, Jerome Powell, mengatakan bahwa kebijakan moneter akan harus restriktif (di atas tingkat netral) untuk beberapa waktu ke depan. Sebaliknya, kedua instrumen tersebut dapat terpukul jatuh jika Powell lebih menekankan pidatonya pada risiko ekonomi AS dari pasar perumahan dan perlambatan ekonomi global dan memudarnya dampak stimulus fiskal. Namun pada akhirnya, hasil kebijakan the Fed kepada kedua instrumen tersebut akan mempengaruhi harga komoditas emas selanjutnya.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih tetap mempertahankan kritiknya terhadap Powell, yang mengatakan meningkatnya suku bunga dan kebijakan The Fed lainnya telah merusak ekonomi Amerika Serikat. Presiden Trump pun secara terbuka siap untuk mencapai kesepakatan pada perdagangan Amerika Serika dan Cina saat acara makan malam pada hari Sabtu lalu bersama dengan Presiden Cina, Xi Jinping.

 

 

 

About Mata Trader

Check Also

SEC Kemungkinan Akan Memberikan Kelonggaran Bagi ICO

Menurut salah satu pejabat agensi di Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat, mereka kemungkinan …