Thursday, June 30, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok, Setelah POTUS Meminta Produsen Bahan Bakar Minyak AS Menurunkan Harga

Must Read

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan...

Harga minyak mentah dunia mengalami pelemahan pada awal sesi perdagangan hari ini, Rabu (22/6/2022). Harga minyak pada indeks West Texas Intermediate (WTI) anjlok sekitar 1,2 persen menjadi 108,18 dolar AS per barel pada pukul 07.31 WIB, sementara harga minyak pada indeks Brent anjlok menjadi 113,32 dolar AS per barel.

Sentimen penurunan harga minyak mentah kali ini setelah presiden AS, Joe Biden meminta kepada para produsen minyak, terutama perusahaan-perusahaan besar di AS, untuk menurunkan harga bahan bakar setidaknya selama puncak permintaan musim panas di negeri Pamansam.

Menurut sumber Reuters, seiring upaya pemerintah Amerika Serikat untuk mengatasi kenaikan harga BBM maupun lonjakan inflasi ekstrim, Presiden Joe Biden diperkirakan akan mempertimbangkan untuk meniadakan sementara pajak federal untuk BBM senilai 18,4 sen dolar AS.

Tujuh perusahaan minyak AS akan dijadwalkan bertemu presiden Joe Biden esok hari. Mereka mendapat tekanan dari pemerintah AS untuk menurunkan harga bahan bakar minyak mengingat mereka telah menghasilkan banyak keuntungan dari harga minyak yang melambung tinggi.

Meskipun demikian, Chief Executive Officer (CEO) Chevron, Michael Wirth kemarin mengatakan bahwa mengkritik perusahaan yang bergerak pada industri bahan bakar minyak yang disebut telah mendapat keuntungan besar dari kenaikan harga bahan bakar, bukanlah cara yang efektif untuk menurunkan harga bahan bakar di pasaran.

“aksi-aksi kritik tersebut tidak bermanfaat untuk menghadapi tantangan yang sedang kita hadapi,” kata Wirth dalam surat yang ditujukan kepada Biden. Potus menanggapi surat tersebut dengan mengatakan bahwa para produsen bahan bakar minyak tersebut terlalu bersikap sensitif.

Meskipun ada kekhawatiran inflasi, permintaan untuk minyak mentah masih berpotensi naik ke level sebelum krisis Covid-19, sementara pasokan diperkirakan masih belum mampu memenuhi permintaan, sebagaimana yang diisyaratkan oleh raksasa minyak seperti Vitol dan Exxon Mobil Corp.

Selain itu, Sanksi minyak yang dijatuhkan Eropa atas Rusia karena invasinya ke Ukraina belum berlaku secara efektif. Sejak perang Rusia-Ukraina dimulai tercatat bahwa pasokan minyak Rusia ke Eropa hanya berkurang sedikit berdasarkan catatan dari ANZ Research.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi yang saling bertentangan di Jerman...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan infrastruktur blockchain negara tersebut.

Harga Minyak Mengambil Jeda Setelah Reli Tiga Hari

Harga minyak turun pada hari Rabu setelah naik dalam tiga sesi sebelumnya tetapi kerugian terbatas pada pandangan bahwa pengetatan pasokan global akan...

Euro Ditekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga ECB

Dolar naik pada hari Selasa sementara euro tersendat setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde tidak memberikan wawasan baru tentang prospek...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -