Saturday, July 2, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Minyak Naik Akibat Krisis Ukraina Memburuk

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Harga minyak pada hari Senin meningkat setelah kekhawatiran meningkat tentang suplai minyak global, terutama setelah krisis yang melanda Ukraina meningkatkan kemungkinan untuk sanksi yang lebih berat dari negara Barat kepada Rusia sebagai negara pengekspor minyak besar.

Brent diperdagangkan naik 1,50 Dolar Amerika Serikat atau 1,13 persen pada angka 113,20 Dolar Amerika Seritak per barel pada 00:30 UTC dan West Texas Intermediate bergerak naik 98 sen atau 0,9 persen di angka 107,93 Dolar Amerika Serikat per Barel.

Menjelang liburan paskah yang lalu, kedua harga minyak naik lebih dari 2,5 persen pada hari Kamis setelah berita mengenai Uni Eropa yang kemungkinan memberi beberapa fase pelarangan pada impor minyak Rusia.

Pemerintah Uni eropa minggu lalu mengatakan bahwa para eksekutif mereka sedang bekerja menyusun rancangan proposal pelarangan minyak bumi Rusia, namun para diplomat mengatakan bahwa Jerman bersikap tidak secara aktif untuk mendukung embargo dalam waktu dekat.

Komentar yang beredar datang sebelum tensi meningkat di Ukraina akibat krisis yang melanda pada akhir pekan lalu, dimana tentara Rusia menolak ultimatum yang dikeluarkan Rusia untuk menyerah pada hari Minggu di kota pelabuhan Mariupol yang terletak pada selatan Ukraina.  

Pemerintah Rusia menyatakan bahwa pihaknya telah menguasai kota dan telah memberikan bukti tidak ada tanda penyerangan oleh senjata sama sekali.

International Energy Agency mengingatkan bahwa pada bulan Mei minyak Rusia sebesar 3 juta barel per hari dapat hilang dari peredaran karena sanksi yang akan diberikan atau pembeli secara sadar menghindari kargo Rusia.

Produksi minyak Rusia kembali menurun pada bulan April, terpeleset hingga 7,5 persen pada Maret hingga awal bulan ini. Keadaan pasar minyak kemungkinan tetap menanjak pada minggu ini dengan terbatasnya pasokan minyak dari Rusia.

OPEC tegaskan mustahil gantikan minyak Rusia

Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan para koleganya yang dikenal dengan OPEC+, termasuk Rusia, tidak mengacuhkan tekanan pihak Barat untuk meningkatkan produksi minyak dengan lebih cepat dibawah persetujuan sebelumnya untuk meningkatkan suplai.

Pada minggu lalu Pihak OPEC memberitakan bahwa produksi pada bulan Mei meingkat hanya sekitar 57.000 barel per hari ke angka 28,56 juta barel per hari, kurang 253.000 barel per hari sesuai dengan kesepakatan peningkatan produksi yang diperbolehkan dalam persetujuan OPEC+.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -