Tuesday, September 21, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Minyak Naik Dipacu Pengurangan Besar Suplai AS

Must Read

Minyak Jatuh Karena Mood Menghindari Risiko, Produksi Teluk AS

Minyak turun lebih dari $ 1 per barel menjadi sekitar $ 74 pada hari Senin karena meningkatnya...

SEC Thailand Keluarkan Lisensi untuk Proyek Real Estat Berbasis Ethereum

Komisi Bursa dan Pertukaran Thailand (SEC) memiliki lisensi untuk layanan penawaran token yang didukung aset berdasarkan blockchain...

Aliran Keamanan Perpanjang Reli Dolar AS Menjelang Langkah Fed

Dolar menguat ke level tertinggi sebulan di Asia pada hari Senin karena bencana yang mengancam pengembang berutang...

Harga minyak naik pada Rabu 15/09 pagi di sesi Asia selesai data memperlihatkan pengurangan suplai minyak mentah AS yang semakin besar dari prediksi.

Tingkat vaksinasi COVID-19 akan berperan pada perbaikan perekonomian dari COVID-19 tingkatkan prospect keinginan bahan bakar.

Data suplai minyak mentah dari American Petroleum Institute API, yang di-launching pada hari Selasa.

Memperlihatkan pengurangan sekitar 5,437 juta barel untuk minggu paling akhir 10 September.

Angka ini semakin tinggi dari perkiraan pengurangan sekitar 3,903 juta barel dalam prediksi dan pengurangan sekitar 2,882 juta barel minggu yang sebelumnya.

Investor saat ini menanti data suplai minyak mentah dari Badan Info Energi EIA AS, yang hendak launching ini hari.

Pengurangan itu ada waktu Teluk Meksiko usaha untuk mengembalikan produksi yang terusik oleh Badai Ida dan sekarang Badai Tropis Nicholas menghajar daerah itu 2 minggu setelah itu.

Imbas Ida lebih besar dibandingkan yang diprediksi beberapa orang dan produksi di teritori Teluk Meksiko.

Kemungkinan kesusahan untuk kembali sampai Badai Nicholas usai menimpa teritori itu dengan hujan deras, riset senior OANDA Edward Moya menjelaskan ke Reuters.

Badai Nicholas bergerak perlahan-lahan melalui daerah itu pada hari Selasa, memutuskan saluran listrik ke beberapa ratus ribu rumah dan usaha. Tetapi, kilang di Texas masih tetap jalan normal.

Badan Energi Internasional IEA menjelaskan pada hari Selasa jika penyeluncuran vaksin COVID-19 bisa menggerakkan rebound ekonomi.

Pengurangan 3 bulan jumlah permintaan minyak global karena penebaran variasi Delta COVID-19 dan perlakuan limitasi selanjutnya.

Di Asia Pasifik, China melaunching perincian gagasannya untuk jual minyak mentah dari cadangan vital, yang menambahkan penekanan harga.

Badan Cadangan Pangan dan Vital Nasional China akan melelang sekitaran 7,4 juta barel minyak mentah pada 24 September.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Mood Menghindari Risiko, Produksi Teluk AS

Minyak turun lebih dari $ 1 per barel menjadi sekitar $ 74 pada hari Senin karena meningkatnya...

SEC Thailand Keluarkan Lisensi untuk Proyek Real Estat Berbasis Ethereum

Komisi Bursa dan Pertukaran Thailand (SEC) memiliki lisensi untuk layanan penawaran token yang didukung aset berdasarkan blockchain Ethereum. Fraction,...

Aliran Keamanan Perpanjang Reli Dolar AS Menjelang Langkah Fed

Dolar menguat ke level tertinggi sebulan di Asia pada hari Senin karena bencana yang mengancam pengembang berutang China Evergrande menambah ketegangan ekstra...

AMC Tambahkan Ether dan Litecoin ke Rencana Adopsi Kripto

AMC Entertainment tidak hanya akan menerima pembayaran Bitcoin (BTC) untuk tiket film pada akhir tahun 2022 tetapi juga akan memasukkan mata uang...

Patung Satoshi Nakamoto Hadir di Budapest

Penggambaran perunggu dari pencipta Bitcoin legendaris Satoshi Nakamoto sekarang dipajang untuk pengunjung Graphisoft Park di Budapest. Dalam upacara pembukaan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -