Sunday, November 29, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Bangkit Dari Terendah Tahunan Setelah Pemulihan Sentimen Risiko Global

Must Read

Dolar Turun untuk Menutup Merah Pekan Ini, Aussie dan Kiwi Bangkit

Dolar jatuh pada awal perdagangan London pada hari Jumat dan berada di jalur kerugian mingguan terhadap sekeranjang...

Panel OPEC + akan Mengadakan Pembicaraan Online Informal pada Hari Sabtu

Panel OPEC +, sekelompok negara penghasil minyak terkemuka, akan mengadakan pembicaraan informal online pada hari Sabtu sebelum...

Yearn Finance Umumkan ‘Merger’ Lain dengan Protokol Cream

Dua hari setelah Yearn Finance (YFI) dan Pickle Finance bergabung dalam merger efektif pertama DeFi, pendiri Yearn...

Saat ini pergerakan minyak mentah global tampak mampu bangkit dari level paling rendah terbarunya dalam tahunan. Minyak mentah menguat menuju ke level harga 20,70 di berjangka WTI saat sesi Asia berlangsung di hari Selasa (31/3). 

Tolak ukur energi mendapatkan keuntungan setelah sentimen risiko mulai kembali mengalami pemulihan. Selain itu pembicaraan dua pemimpin negara yaitu Trump dan Putin yang tanpa masalah turut membantu kenaikan minyak mentah.

Sebelumnya Presiden AS  Trump dan Presiden Rusia Putin melangsungkan pembicaraan terbatas lewat sambungan telepon. Sementara itu Juru Bicara pemerintah AS yaitu Judd Deere mengatakan bahwa kedua pemimpin negara itu menekankan pentingnya menjaga agar pasar energi dunia tetap stabil. Komentar ini mendorong minyak mentah menguat bangkit dari level terendahnya.

Selain pembicaraan penting tersebut, komentar dari para pembuat kebijakan AS juga turut menjadi katalis penggerak pasar energi baru-baru ini. Pada kesempatan pidato mengenai penanganan virus Corona, Presiden Trump mengatakan bahwa keputusan lockdown dihapuskan. Sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas di luar rumah. Sementara itu Menteri Keuangan AS Mnuchin mengatakan akan segera mempercepat bantuan pembayaran.

Dorongan yang membantu minyak mentah menguat saat ini terutama datang dari pemulihan sentimen risiko global. Pasalnya wabah virus Corona di Italia dan Spanyol yang melonjak tajam dalam beberapa hari, saat ini sudah mulai mengalami penurunan intensitas. Gambaran pemulihan risiko bisa dilihat dari imbal hasil obligasi Treasury AS yang naik menuju ke 0,71% beberapa waktu terakhir.

Tantangan pergerakan harga minyak mentah selanjutnya akan datang dari rilis data terkait pasokan minyak mentah AS oleh API. Pada perdagangan jangka pendek, para pedagang akan fokus ke topik utama terkait wabah virus Corona dan hubungan antara Arab dan Rusia.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Turun untuk Menutup Merah Pekan Ini, Aussie dan Kiwi Bangkit

Dolar jatuh pada awal perdagangan London pada hari Jumat dan berada di jalur kerugian mingguan terhadap sekeranjang...

Panel OPEC + akan Mengadakan Pembicaraan Online Informal pada Hari Sabtu

Panel OPEC +, sekelompok negara penghasil minyak terkemuka, akan mengadakan pembicaraan informal online pada hari Sabtu sebelum pertemuan yang dijadwalkan untuk minggu...

Yearn Finance Umumkan ‘Merger’ Lain dengan Protokol Cream

Dua hari setelah Yearn Finance (YFI) dan Pickle Finance bergabung dalam merger efektif pertama DeFi, pendiri Yearn Andre Cronje menerbitkan rincian integrasi...

Perdana Menteri Rusia Usulkan Langkah Hukum untuk Menertibkan Pasar Crypto

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin tampaknya menyatakan dukungan untuk pengembangan lebih lanjut pasar cryptocurrency lokal. Pada pertemuan pemerintah baru-baru...

Program Cashback baru di FBS Trader

Program Cashback baru di FBS Trader Kini setiap pedagang disajikan dengan peluang keemasan untuk mendapatkan ganjaran tambahan dan memperolehi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -