Friday, May 29, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Bangkit Dari Terendah Tahunan Setelah Pemulihan Sentimen Risiko Global

Must Read

CoinMarketCap Luncurkan Perubahan Lebih Lanjut ke Sistem Ranking

Agregator data crypto terkemuka CoinMarketCap (CMC) telah memperkenalkan metrik peringkat pertukaran baru dan pasangan pasar berdasarkan sejumlah...

Tether Menjelaskan Mengapa Mereka Tidak Membakar USDT

Tether (USDT) mengutip popularitas aset berbasis Ethereum (ETH) sebagai alasan mengapa perusahaan tidak pernah membakar token tunggal...

Warga China Sekarang Dapat Mewariskan Cryptocurrency

Kongres Rakyat Nasional Ketiga Belas dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China telah berakhir pada 28 Mei. Menurut...

Saat ini pergerakan minyak mentah global tampak mampu bangkit dari level paling rendah terbarunya dalam tahunan. Minyak mentah menguat menuju ke level harga 20,70 di berjangka WTI saat sesi Asia berlangsung di hari Selasa (31/3). 

Tolak ukur energi mendapatkan keuntungan setelah sentimen risiko mulai kembali mengalami pemulihan. Selain itu pembicaraan dua pemimpin negara yaitu Trump dan Putin yang tanpa masalah turut membantu kenaikan minyak mentah.

Sebelumnya Presiden AS  Trump dan Presiden Rusia Putin melangsungkan pembicaraan terbatas lewat sambungan telepon. Sementara itu Juru Bicara pemerintah AS yaitu Judd Deere mengatakan bahwa kedua pemimpin negara itu menekankan pentingnya menjaga agar pasar energi dunia tetap stabil. Komentar ini mendorong minyak mentah menguat bangkit dari level terendahnya.

Selain pembicaraan penting tersebut, komentar dari para pembuat kebijakan AS juga turut menjadi katalis penggerak pasar energi baru-baru ini. Pada kesempatan pidato mengenai penanganan virus Corona, Presiden Trump mengatakan bahwa keputusan lockdown dihapuskan. Sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas di luar rumah. Sementara itu Menteri Keuangan AS Mnuchin mengatakan akan segera mempercepat bantuan pembayaran.

Dorongan yang membantu minyak mentah menguat saat ini terutama datang dari pemulihan sentimen risiko global. Pasalnya wabah virus Corona di Italia dan Spanyol yang melonjak tajam dalam beberapa hari, saat ini sudah mulai mengalami penurunan intensitas. Gambaran pemulihan risiko bisa dilihat dari imbal hasil obligasi Treasury AS yang naik menuju ke 0,71% beberapa waktu terakhir.

Tantangan pergerakan harga minyak mentah selanjutnya akan datang dari rilis data terkait pasokan minyak mentah AS oleh API. Pada perdagangan jangka pendek, para pedagang akan fokus ke topik utama terkait wabah virus Corona dan hubungan antara Arab dan Rusia.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

CoinMarketCap Luncurkan Perubahan Lebih Lanjut ke Sistem Ranking

Agregator data crypto terkemuka CoinMarketCap (CMC) telah memperkenalkan metrik peringkat pertukaran baru dan pasangan pasar berdasarkan sejumlah...

Tether Menjelaskan Mengapa Mereka Tidak Membakar USDT

Tether (USDT) mengutip popularitas aset berbasis Ethereum (ETH) sebagai alasan mengapa perusahaan tidak pernah membakar token tunggal mereka. Laporan...

Warga China Sekarang Dapat Mewariskan Cryptocurrency

Kongres Rakyat Nasional Ketiga Belas dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China telah berakhir pada 28 Mei. Menurut berita Xinhua, hari yang sama...

USDCAD Bullish Pergerakan Selanjutnya Menunggu Arah Dari Sentimen Risiko

Saat pertengahan sesi Asia di hari Kamis ini (28/5) pasangan USDCAD bullish bangkit dari level paling rendah harian. Kenaikan itu membawa pasangan...

Meski Risk On, GBPUSD Hari Ini Turun Karena Terbebani Brexit dan Konflik AS-China

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini mencatatkan penurunan menuju ke 1,2250 atau mewakili penurunan 0,07% menjelang pembukaan sesi Eropa. Permintaan mata uang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -