Pasar minyak mendorong lebih rendah pada hari Rabu ini, menambah kerugian besar baru-baru ini, karena corona menghancurkan permintaan di tengah perang harga yang telah membanjiri pasar dengan pasokan tambahan dan tidak menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Pada pukul 13.00 GMT, minyak mentah berjangka AS diperdagangkan 0,9% lebih rendah pada $ 20,29 per barel, sementara patokan internasional kontrak Brent turun 4,3% menjadi $ 25,21, dengan kedua kontrak turun sekitar 66% sejak awal tahun.

Ada harapan bahwa Presiden AS Donald Trump akan memberi tekanan pada Rusia dan Arab Saudi untuk mengakhiri perang harga mereka, tetapi percakapannya dengan para pemimpin kedua negara sejauh ini memiliki dampak kecil dan harga tampaknya akan bergerak lebih rendah.

Analis di ING, dalam sebuah catatan penelitian, mengatakan:

“Saudi akan meningkatkan pasokan bulan ini, sebagai bagian dari perang harga mereka dengan Rusia, dan pasar mengharapkan untuk melihat lebih dari 2 juta bbls / d pasokan tambahan yang berasal dari Arab Saudi saja.”

Selain itu, Rusia memiliki kemampuan untuk meningkatkan output di wilayah 200.000-300.000 bbls / d, Irak juga dapat meningkatkan output di wilayah 200.000 bbls / d, dan itu tidak menyebutkan Libya, di mana blokade ekspor masih ada, ING mencatat .

“Skala surplus lebih dari 2Q20 dan berlanjutnya pelemahan dalam harga tidak berarti bahwa tekanan dari AS untuk mencoba menstabilkan pasar akan terus membangun selama kuartal berikutnya. Namun kami masih percaya bahwa setiap tindakan potensial yang diambil oleh OPEC + dalam beberapa bulan mendatang akan gagal membuat pasar kembali seimbang,” tambah ING.

Jatuhnya harga berarti pengeluaran global untuk peralatan dan layanan ladang minyak tahun ini akan turun 21% dari 2019 menjadi $ 211 miliar, level terendah sejak 2005, menurut laporan oleh konsultan Spears & Associates, ketika produsen minyak dan gas memangkas pengeluaran.

Namun, ada beberapa sisi positif dari jatuhnya harga karena China telah meningkatkan pembelian minyak mentah AS, Reuters melaporkan, dengan beberapa pembeli mengambil kargo dengan diskon terlebar selama penjual berusaha untuk menurunkan kelebihan pasokan di Asia.

Pasokan energi AS yang murah akan membantu Cina menurunkan biaya impornya, tetapi diskon besar-besaran akan menambah tekanan lebih lanjut pada produsen AS untuk menghentikan produksi.

Minyak mentah US Mars Sour telah dijual kepada pembeli China dengan diskon antara $ 7 dan $ 9 per barel hingga September ICE Brent berjangka untuk kedatangan Juli sementara diskon untuk minyak mentah West Texas Intermediate di Midland adalah antara $ 6 dan $ 7 per barel, menurut laporan Reuters.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here