Monday, July 4, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Memantul Ringan Dari Terendah, Fokus Ke Geopolitik dan Perdagangan

Must Read

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak...

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan...

Pergerakan harga minyak mentah terpantau mengalami pemantulan pada level 58,35 saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (22/1). Dengan pemantulan ini maka pergerakan turun minyak mentah mulai terganggu dan bisa saja akan pulih ringan. Selanjutnya mungkin minyak mentah hari ini akan terus memantau perkembangan masalah Timur Tengah disaat minimnya data atau acara utama yang mampu jadi katalis.

Minyak mentah pada akhirnya mampu menguat ringan dan menahan penurunan di tengah Dolar AS yang sedang menguat dan pesimisme pertumbuhan global. Kemarin IMF telah menyampaikan proyeksi pertumbuhannya dengan penurunan dari proyeksi sebelumnya. Selain itu kemarin permintaan minyak juga sempat merosot setelah potensi ketegangan AS dan Iran terus mereda dan ketegangan Irak yang mulai luntur.

Beberapa masalah dari Libya mungkin menjadi pendorong minyak mentah hari ini. Libya menyatakan penolakan dari Sekjen PBB yaitu Antonio Guterres dan juga Presiden Trump, agar kendali ekspor minyak Libya dilepaskan. Masalah ini akan mampu mendorong minyak menjadi lebih tinggi dan memangkas penurunan.

Sementara itu perdagangan pada hari Rabu ini (22/1) para pedagang akan lebih fokus ke laporan data pasokan minyak mentah swasta dari AS oleh API. Walaupun data baru akan disampaikan esok hari, namun para pelaku pasar dan investor akan mulai fokus ke data tersebut.

Selain dari sisi data, minyak mentah hari ini juga akan terus fokus ke permasalahan geopolitik dan perdagangan untuk jangka pendek. Kabar terbaru mengenai perdagangan datang dari AS dan China. Kemarin Wakil PM China, Han Zheng mengungkapkan kesepakatan antara kedua negara itu akan menghasilkan pesanan yang memiliki nilai $100 Miliar dari China. Hal ini membuat optimisme kedua negara kembali luntur.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak di negara tersebut.

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan untuk laporan gaji Juni minggu...

Tether Terus Kurangi Kertas Komersial dalam Pengurangan Tajam Sejak Maret

Tether mengurangi kepemilikan kertas komersialnya sesuai dengan rencana, perusahaan stablecoin melaporkan Jumat. Ini telah mencapai jumlah target $8,4 miliar...

Emas Melonjak Karena Indikator Inflasi Fed Menunjukkan Tanda Mereda

Emas naik dan menghapus semua kerugian di pagi hari setelah indeks harga PCE inti tahunan AS berada di 4,7% di bulan Mei...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -