Saturday, July 24, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Meneruskan Penurunan Meskipun Ketegangan Timur Tengah Tetap Berisiko

Must Read

Minyak Tergelincir Tetapi akan Menutup Minggu dengan Stabil

Minyak turun lebih jauh di bawah $74 per barel pada hari Jumat tetapi berada di jalur untuk...

Dolar dalam Kenaikan Minggu Kedua Karena Fokus Beralih ke Fed

Dolar akan mengakhiri minggu dengan kenaikan kecil setelah beberapa hari yang bergejolak ketika mata uang diterpa oleh...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

Posisi harga minyak mentah global di indeks berjangka WTI AS mengalami penurunan saat sesi Asia berlangsung di hari Selasa (21/1). Minyak mentah melemah menuju ke level harga 58,70 dan semakin mencatatkan kinerja negatif. Sebelumnya energi telah mengalami penurunan di hari Senin dan menutup hari dengan posisi lemah. Walaupun sempat membentuk sebuah gap panjang saat pembukaan pekan.

Permintaan beli minyak mentah merosot setelah para pemimpin global terus berusaha menekan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Selain itu IMF juga melakukan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi lebih rendah. Kondisi itu mengancam permintaan energi global merosot tajam dan membuat minyak mentah melemah.

Dari masalah geopolitik, dikabarkan dari UK Telegraph bahwa pemerintah AS dan Inggris mengurangi jumlah pasukan yang berada di Irak. Langkah ini diambil untuk bisa mengurangi ketegangan yang sedang terjadi di kawasan tersebut. Selain itu juga bisa menurunkan gelombang protes yang berdampak ke penutupan produksi minyak mentah pada akhir pekan kemarin.

The Guardian juga merilis berita bahwa Jenderal Khalifa Haftar menyatakan menolak permintaan global untuk melakukan negosiasi dan menghindari perang saudara. Tapi walaupun menolak permintaan, Jerman akan terus berusaha menyerukan perdamaian yang akan dilakukan pasca libur AS. Kondisi ini turut membuat minyak mentah melemah meskipun ancaman perang saudara tetap ada.

Selanjutnya para pelaku pasar dan investor bisa mulai fokus ke rilis data ekonomi AS setelah kemarin hari Senin menikmati libur Nasional. Beberapa data dari AS akan menjadi katalis penggerak harga minyak mentah global selanjutnya. AS akan merilis data mengenai pasokan minyak mentah domestik oleh API. Selain itu laporan pasokan oleh EIA juga akan menjadi penggerak minyak mentah kedepannya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Tergelincir Tetapi akan Menutup Minggu dengan Stabil

Minyak turun lebih jauh di bawah $74 per barel pada hari Jumat tetapi berada di jalur untuk...

Dolar dalam Kenaikan Minggu Kedua Karena Fokus Beralih ke Fed

Dolar akan mengakhiri minggu dengan kenaikan kecil setelah beberapa hari yang bergejolak ketika mata uang diterpa oleh pergeseran selera risiko, dengan fokus...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola...

AUDUSD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, AUDUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak bergerak dalam sebuah pola.

EURUSD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi Pembaca, Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih berada dalam sebuah pola...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -