Thursday, July 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Menguat Kembali Karena Risk On Mendominasi Sepanjang Sesi Awal Asia

Must Read

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor.

Pergerakan minyak mentah berjangka di WTI AS mengalami kenaikan cukup baik sampai 0,50%. Dengan kenaikan itu maka minyak mentah menguat menuju ke 34,22 saat pertengahan sesi Asia hari Selasa ini (26/5). Harga minyak mentah mengalami kenaikan mengambil nada optimis global beberapa waktu terakhir. Optimisme datang karena beberapa negara kembali membuka ekonominya walaupun pandemi belum mengalami penurunan yang signifikan.

Saat ini beberapa negara di kawasan Eropa dilaporkan sudah berusaha melonggarkan lockdown dan membuka aktivitas ekonominya. Sementara itu negara di Asia juga turut melonggarkan lockdown seperti India dan China. Selain itu AS dan Inggris juga terus berusaha menormalkan kembali aktivitas. Harapan pulihnya ekonomi global membuat minyak mentah menguat karena akan ada lonjakan permintaan.

Selain mengenai virus Corona dan ekonomi global, optimisme beberapa waktu terakhir juga datang dari konflik AS-China. Pasalnya Presiden Trump memilih menahan diri untuk tidak mengkritik RUU China terhadap Hong Kong mengenai keamanan nasional. Padahal sebelumnya sentimen risiko melemah total karena ada ancaman pengenaan sanksi kepada China yang disampaikan penasihat keamanan AS Robert O’Brien.

Momentum minyak mentah menguat hari ini juga didukung dengan nada optimis yang terlihat pada pasar saham Asia dan kontrak berjangka AS S&P 500 yang naik 1,35%. Saham Asia juga kompak dalam catatan yang positif sepanjang sesi pertengahan Asia hari ini. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun juga tampak pulih ringan berada di 0,661%.

Pergerakan harga minyak mentah selanjutnya akan fokus ke berita terbaru mengenai konflik AS-China dan virus Corona. Selain itu pedagang Inggris dan AS hari ini akan kembali ke pasar setelah menikmati liburan hari Senin kemarin. 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi serangan baru terhadap dompet perangkat...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor. Volvo sebelumnya menggunakan solusi...

‘How Are We’ Telah Ditokenisasikan di Blockchain Ethereum

How Are We, sebuah kolaborasi seni pertunjukan yang terdiri dari 15 karya pendek yang difilmkan dalam karantina COVID-19, telah di hash dan...

Matic Network Meluncurkan Program Inisiatif untuk Adopsi Mainnet

Solusi skalabilitas Blockchain, Matic, merilis berita tentang program “Inisiatif Pengembang Skala Besar” pada 8 Juli. Program ini dimaksudkan untuk mendorong adopsi mainnet,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -