Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia. Minyak mentah terus menerima dorongan tambahan sampai mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa. Terakhir, minyak mentah menguat sampai 0,44% menuju ke sekitar level harga 59,97 per barel.

Sebenarnya walaupun hari ini bergerak dengan catatkan kenaikan yang cukup besar, minyak metah masih dalam kisaran pergerakan yang tidak berubah. Batas bawah harga berada pada 59,50 dan batas yang lebih tinggi ada di 60,70. Kondisi ini membawa harga minyak mentah sideways dalam kisaran yang lebih besar.

Masih Khawatir Dengan Pandemi

Kemungkinan penyebabnya adalah kekawatiran pasar terhadap prospek permintaan energi di masa depan yang suram. Mengingat pandemi virus Corona belum sepenuhnya selesai meski vaksinasi sudah dilakukan secara masif. Terlebih lagi di kawasan Eropa dan Asia telah terjadi penambahan kasus baru yang mengkhawatirkan.

Dengan melakukan penilaian atas kondisi itu, ditakutkan ekonomi Eropa akan gagal kembali bangkit dari perlambatan. Sementara itu untuk kawasan Asia, negara yang mengalami penambahan kasus adalah Jepang. Ada juga prediksi bahwa pemerintah akan lockdown kembali untuk Okinawa, Tokyo dan juga Kyoto. Jika berita ini direspon lebih luas tentu bisa menghapus momentum minyak mentah menguat saat ini.

Tantangan lain yang bisa meredakan momentum minyak mentah pada analisa hari ini adalah keputusan OPEC dan sekutu. Mereka telah sepakat mendorong hasil produksi jadi lebih tinggi namun secara bertahap. Ada juga proyeksi bahwa pasokan dari Iran akan naik bersama meredanya konflik AS-Iran baru-baru ini.

Signal forex hari ini juga akan sangat memperhatikan bagaimana dinamika mata uang Dolar AS. Karena bagaimanapun pembaruan arahnya akan memberi dampak ke pasar energi dan menantang momentum minyak mentah menguat. Data dari AS nanti malam mengenai inflasi konsumen mungkin akan sangat diperhatikan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -