Friday, May 29, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Menjauh Dari Terendah 18 Tahun, Pesimisme PDB Q2 Membebani

Must Read

Tether Menjelaskan Mengapa Mereka Tidak Membakar USDT

Tether (USDT) mengutip popularitas aset berbasis Ethereum (ETH) sebagai alasan mengapa perusahaan tidak pernah membakar token tunggal...

Warga China Sekarang Dapat Mewariskan Cryptocurrency

Kongres Rakyat Nasional Ketiga Belas dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China telah berakhir pada 28 Mei. Menurut...

USDCAD Bullish Pergerakan Selanjutnya Menunggu Arah Dari Sentimen Risiko

Saat pertengahan sesi Asia di hari Kamis ini (28/5) pasangan USDCAD bullish bangkit dari level paling rendah...

Saat ini minyak mentah naik kembali pada berjangka WTI AS saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (1/4). Permintaan minyak tetap mampu menguat walaupun para pedagang masih merasakan kekhawatiran terhadap wabah virus Corona di dunia. Sebelumnya tolak ukur energi bangkit dari level paling rendah sejak 18 tahun lalu ad perdagangan hari Senin (30/3). Sementara itu hari Rabu ini energi bergerak di sekitar level harga 20,50.

Dari negeri China, rilis data mengenai IMP sektor manufaktur Caixin dilaporkan dengan hasil yang sangat memuaskan. Data itu dilaporkan lebih tinggi dari harapan awal di 46,00 dan dari sebelumnya di 40,3 menuju ke 50,1 pada bulan Maret. Rincian data IMP pribadi ini tampaknya senada dengan rilis data resmi yang dilaporkan kemarin. Memang aktivitas manufaktur China perlahan mulai bangkit setelah anjlok tajam pada bulan Februari.

Data pasokan minyak mentah AS oleh API juga sempat mempengaruhi harga minyak mentah tadi malam. Data pasokan AS oleh API dilaporkan mengalami kenaikan sampai 10,485 juta barel per hari pada pekan berakhir 28 Maret. Hasil itu cukup mengancam minyak mentah naik sejak awal pekan kemarin.

Sebelumnya para pedagang energi juga sempat memperhatikan pembicaraan yang dilakukan oleh Presiden Trump dan Presiden Putin. Kedua pemimpin negara itu menekankan langkah agar pasar minyak stabil kembali. Mungkin akan ada ruang bagi perusahaan energi untuk menyimpan hasil produksi mereka agar minyak mentah naik kembali.

Sayangnya kenaikan yang dibangun sejak awal pekan akan terancam oleh prediksi PDB kuartal dua 2020 yang merosot. Peringatan dari Presiden Trump saat sesi awal Asia juga membebani kenaikan harga minyak mentah. Hari ini pedagang mungkin akan fokus ke data pasokan minyak AS oleh EIA.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tether Menjelaskan Mengapa Mereka Tidak Membakar USDT

Tether (USDT) mengutip popularitas aset berbasis Ethereum (ETH) sebagai alasan mengapa perusahaan tidak pernah membakar token tunggal...

Warga China Sekarang Dapat Mewariskan Cryptocurrency

Kongres Rakyat Nasional Ketiga Belas dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China telah berakhir pada 28 Mei. Menurut berita Xinhua, hari yang sama...

USDCAD Bullish Pergerakan Selanjutnya Menunggu Arah Dari Sentimen Risiko

Saat pertengahan sesi Asia di hari Kamis ini (28/5) pasangan USDCAD bullish bangkit dari level paling rendah harian. Kenaikan itu membawa pasangan...

Meski Risk On, GBPUSD Hari Ini Turun Karena Terbebani Brexit dan Konflik AS-China

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini mencatatkan penurunan menuju ke 1,2250 atau mewakili penurunan 0,07% menjelang pembukaan sesi Eropa. Permintaan mata uang...

Pendanaan MIT Group Menunjukkan Bunga Perdagangan Crypto yang Terus Meningkat

Floating Point Group, atau FPG, sebuah startup yang memberikan teknologi otomatisasi pedagang crypto institusional, mengumpulkan $ 2 juta modal dari beberapa entitas.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -