Monday, July 4, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Naik Lebih Tinggi Pasca Keputusan Arab Saudi

Must Read

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak...

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan...

Harga minyak mentah terus mencetak kenaikan yang lebih tinggi lagi di hari Jumat (8/1). Pada kedua pasar yaitu WTI dan Brent sama-sama bergerak menjadi lebih tinggi berada di atas level harga $50 per barel. Dengan minyak mentah menguat ini maka harga telah mencapai puncak paling tinggi dalam 11 bulan terakhir.

Pada hari Jumat ini, minyak mentah berjangka di Brent mencetak kenaikan 0,22% menuju ke 54,5 per barel. Kemudian pada kontrak berjangka WTI juga naik 0,30% menuju ke 50,98 per barel. Sebenarnya ada dua penyebab mengapa harga minyak mentah menguat menjadi lebih tinggi beberapa waktu terakhir.

Pertama adalah perbedaan pendapat antara Rusia mengenai jumlah produksi dengan Arab Saudi. Pasalnya Arab Saudi memilih memangkas jumlah produksi 1 juta barel per hari secara sukarela. Sementara itu OPEC dan sekutu menyatakan setuju para produsen tetap membiarkan jumlah produksi pada Februari mendatang dan Maret.

Rusia akan diizinkan meningkatkan produksinya 75rb barel pada Februari dan berlanjut 75rb juga pada Maret. Keputusan dari Arab Saudi itu diprediksi akan mampu mendorong harga minyak mentah menguat lebih tinggi lagi.

Kemudian faktor kedua yang membantu harga energi melonjak tinggi adalah adanya kenaikan pada harga saham dunia terutama di kawasan AS. Kondisi politik di AS yang sudah stabil setelah sempat goyah mampu membantu saham mengalami kenaikan sangat tinggi.

Dengan dominasi Demokrat, maka akan membuat kebijakan fiskal di AS menjadi lebih ekspansif lagi. Kemudian tambahan dana bantuan stimulus ekonomi juga diprediksi akan hadir dalam jumlah yang lebih besar. Tentu dengan dana stimulus itu diharapkan bisa memantu ekonomi AS bangkit dan pada akhirnya mendorong jumlah permintaan menjadi lebih tinggi lagi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak di negara tersebut.

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan untuk laporan gaji Juni minggu...

Tether Terus Kurangi Kertas Komersial dalam Pengurangan Tajam Sejak Maret

Tether mengurangi kepemilikan kertas komersialnya sesuai dengan rencana, perusahaan stablecoin melaporkan Jumat. Ini telah mencapai jumlah target $8,4 miliar...

Emas Melonjak Karena Indikator Inflasi Fed Menunjukkan Tanda Mereda

Emas naik dan menghapus semua kerugian di pagi hari setelah indeks harga PCE inti tahunan AS berada di 4,7% di bulan Mei...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -