Tuesday, October 20, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Naik Memulihkan Diri, Hasil PDB AS Suram Membatasi Kenaikan

Must Read

Para Pemimpin Proyek CBDC Global Berbicara di Panel Hari Ini

Sebagai bagian dari DC Fintech Week, sebuah konferensi digital di sisi pemerintah sektor teknologi keuangan, beberapa pemimpin...

Pembuat Filecoin Membantah Tuduhan Teguran

Juan Benet, pencipta platform penyimpanan data berbasis blockchain, Filecoin, menyebut tuduhan bahwa penambang tokennya telah melakukan pemogokan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 20 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

Pergerakan komoditas minyak mentah hari ini mampu memulihkan diri setelah kemarin turun cukup dalam. Minyak mentah naik menuju ke nilai tukar 40,35 bangkit dari titik paling rendah sebelumnya di 38,75 yang bertepatan juga dengan SMA 50 harian. Sayangnya upaya pemulihan itu banyak dinilai tidak mampu bertahan lebih lama. Karena kondisi politik AS masih penuh ketidakpastian dan akan membebani permintaan aset berisiko termasuk energi.

Beberapa waktu terakhir dilaporkan bahwa Presiden Trump mengajukan usulan bahwa pemilihan Presiden AS diundur dari jadwal awal bulan November. Salah satu alasan utama Presiden Trump adalah bahwa pemilihan dengan menggunakan pos akan sangat rawan terjadi kecurangan dan penipuan. Selain itu hasil akhir juga tidak bisa akurat.

Apa yang disampaikan oleh Presiden Trump tersebut dinilai sebagai sebuah serangan pada integritas pemilihan umum AS mendatang. Namun bagaimanapun juga waktu pelaksanaan pemilu Presiden AS tidak bisa ditunda oleh Presiden sekalipun apalagi tanpa kongres. Karena pelaksanaan itu sudah diatur dengan jelas di dalam Konstitusi AS. Dinamika politik ini bisa mengancam minyak mentah naik beberapa waktu terakhir.

Selain itu beban utama bagi energi juga datang dari kondisi ekonomi di Amerika Serikat. Kondisi ekonomi negara yang menguasai perekonomian global itu tidak bisa diabaikan begitu saja. Mengingat AS juga menjadi konsumen utama minyak mentah global. Perlambatan pertumbuhan akan menyebabkan permintaan juga turun. Data PDB AS Q2 2020 tadi malam hancur menuju ke -32,9%.

Selanjutnya tantangan minyak mentah naik memulihkan diri saat ini datang dari berbagai penjuru. Kondisi ekonomi global akan sangat menentukan harga energi karena akan mempengaruhi permintaan. Selain itu masalah seperti konflik AS-China dan pandemi juga akan menggerakkan harga minyak mentah.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Para Pemimpin Proyek CBDC Global Berbicara di Panel Hari Ini

Sebagai bagian dari DC Fintech Week, sebuah konferensi digital di sisi pemerintah sektor teknologi keuangan, beberapa pemimpin...

Pembuat Filecoin Membantah Tuduhan Teguran

Juan Benet, pencipta platform penyimpanan data berbasis blockchain, Filecoin, menyebut tuduhan bahwa penambang tokennya telah melakukan pemogokan sejak minggu lalu sebagai "omong...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 20 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 20 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 20 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -