Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Naik Memulihkan Diri Meski Data Pasokan Minyak API Melonjak

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Harga minyak mentah global di berjangka WTI terus mencatatkan pemulihan yang cukup baik. Saat ini minyak mentah naik bangkit dari terendah dibawah level harga 10,00 yang merupakan terendah sejak 1999 lalu. Kontrak berjangka WTI pada bulan Juni telah mengalami kenaikan sampai 5,6% menuju ke level harga 13,75 saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu ini (22/4).

Bahkan momentum minyak mentah naik saat ini juga mampu mengabaikan rilis data pasokan minyak AS oleh API semalam yang meningkat. Data pasokan minyak per 17 April mengalami kenaikan sampai 13,266 juta barel lebih tinggi dari sebelumnya di 13,133 juta barel. Penyebab kenaikan yang optimis ini mungkin disebabkan karena komentar positif yang disampaikan oleh AS dan juga Timur Tengah.

Para penjual yang terus mendominasi sejak hari Senin dini hari, tampak terus berusaha diredam oleh Presiden Trump dan Menteri Keuangan AS. bahkan Menteri Bidang Perminyakan Irak juga memberikan komentar agar para penjual bisa lebih tenang lagi. Usaha-usaha itu mampu membuat minyak mentah naik bangkit dari level terendahnya.

Namun tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun masih dalam bias penurunan menuju ke 0,575% saat sesi Asia hari ini. Sementara itu saham berjangka AS mampu mencatatkan kenaikan menuju ke 0,50%.

Fokus para pedagang minyak mentah global selanjutnya mungkin akan tertuju ke keputusan pemerintah AS mengenai pembukaan kembali aktivitas ekonominya. Pasalnya ekonomi AS mengalami tekanan yang luar biasa akibat pandemi ini. Selain itu pedagang minyak juga akan fokus ke rilis data pasokan minyak mentah AS oleh EIA dengan prediksi turun ke 16.133 juta lebih rendah dari sebelumnya di 19.248 juta barel.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -