Monday, September 20, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Pulih Dari Terendah Setelah Ketegangan Timur Tengah Meningkat

Must Read

Minyak Jatuh Karena Mood Menghindari Risiko, Produksi Teluk AS

Minyak turun lebih dari $ 1 per barel menjadi sekitar $ 74 pada hari Senin karena meningkatnya...

SEC Thailand Keluarkan Lisensi untuk Proyek Real Estat Berbasis Ethereum

Komisi Bursa dan Pertukaran Thailand (SEC) memiliki lisensi untuk layanan penawaran token yang didukung aset berdasarkan blockchain...

Aliran Keamanan Perpanjang Reli Dolar AS Menjelang Langkah Fed

Dolar menguat ke level tertinggi sebulan di Asia pada hari Senin karena bencana yang mengancam pengembang berutang...

Permintaan minyak mentah global terpantau mengalami kenaikan yang moderat dan memantul dari level paling rendah yang tercetak bulan November lalu. Saat ini minyak mentah menguat menuju ke level harga 55,60 saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat (24/1). Beberapa kombinasi faktor global memberikan keuntungan besar bagi pergerakan harga minyak beberapa waktu terakhir.

Tingkat pasokan minyak mentah di Amerika Serikat semalam dilaporkan mengalami penurunan yang cukup suram. Namun sayangnya saat ini tolak ukur energi harus menghadapi tantangan seperti permintaan yang dikhawatirkan mengalami perlambatan. Selain itu produksi global yang terancam berhenti turut menjadi beban tersendiri. Tapi kekacauan di kawasan Timur Tengah akan terus menjadi pendorong yang membuat minyak mentah menguat.

Saat ini para pelaku pasar dan investor global sedang ketakutan atas ancaman penghentian pasokan minyak mentah di dunia. Kemarin dilaporkan bahwa Khalifa Haftar Libya menyampaikan peringatan untuk menyasar pesawat sipil karena dianggap musuh. Tujuannya adalah untuk membunuh komandan pengganti di Iran yang sebelumnya tewas yaitu Soleimani.

Konflik yang terjadi antara Amerika Serikat dengan Timur Tengah juga menjadi sorotan para pedagang. Dilaporkan dari wakil khusus AS dan Suriah bahwa negosiasi mengenai penarikan militer dari Irak harus meliputi segala jenis bantuan.

Selain masalah Timur Tengah, kemarin juga dilaporkan bahwa Brasil akan menjalin kerjasama dengan OPEC  mengenai minyak mentah. Saat ini juga meluas spekulasi bahwa produsen minyak global enggan untuk memberikan dukungan pemotongan produksi lebih besar lagi.

Selanjutnya tantangan minyak mentah menguat hari ini adalah beberapa rilis data ekonomi dari Amerika Serikat dan kawasan Euro serta Inggris. Data-data ekonomi itu akan menjadi katalis penggerak bagi minyak mentah global hari ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Mood Menghindari Risiko, Produksi Teluk AS

Minyak turun lebih dari $ 1 per barel menjadi sekitar $ 74 pada hari Senin karena meningkatnya...

SEC Thailand Keluarkan Lisensi untuk Proyek Real Estat Berbasis Ethereum

Komisi Bursa dan Pertukaran Thailand (SEC) memiliki lisensi untuk layanan penawaran token yang didukung aset berdasarkan blockchain Ethereum. Fraction,...

Aliran Keamanan Perpanjang Reli Dolar AS Menjelang Langkah Fed

Dolar menguat ke level tertinggi sebulan di Asia pada hari Senin karena bencana yang mengancam pengembang berutang China Evergrande menambah ketegangan ekstra...

AMC Tambahkan Ether dan Litecoin ke Rencana Adopsi Kripto

AMC Entertainment tidak hanya akan menerima pembayaran Bitcoin (BTC) untuk tiket film pada akhir tahun 2022 tetapi juga akan memasukkan mata uang...

Patung Satoshi Nakamoto Hadir di Budapest

Penggambaran perunggu dari pencipta Bitcoin legendaris Satoshi Nakamoto sekarang dipajang untuk pengunjung Graphisoft Park di Budapest. Dalam upacara pembukaan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -