Monday, February 24, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Pulih Dari Terendah Setelah Ketegangan Timur Tengah Meningkat

Must Read

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS....

Permintaan minyak mentah global terpantau mengalami kenaikan yang moderat dan memantul dari level paling rendah yang tercetak bulan November lalu. Saat ini minyak mentah menguat menuju ke level harga 55,60 saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat (24/1). Beberapa kombinasi faktor global memberikan keuntungan besar bagi pergerakan harga minyak beberapa waktu terakhir.

Tingkat pasokan minyak mentah di Amerika Serikat semalam dilaporkan mengalami penurunan yang cukup suram. Namun sayangnya saat ini tolak ukur energi harus menghadapi tantangan seperti permintaan yang dikhawatirkan mengalami perlambatan. Selain itu produksi global yang terancam berhenti turut menjadi beban tersendiri. Tapi kekacauan di kawasan Timur Tengah akan terus menjadi pendorong yang membuat minyak mentah menguat.

Saat ini para pelaku pasar dan investor global sedang ketakutan atas ancaman penghentian pasokan minyak mentah di dunia. Kemarin dilaporkan bahwa Khalifa Haftar Libya menyampaikan peringatan untuk menyasar pesawat sipil karena dianggap musuh. Tujuannya adalah untuk membunuh komandan pengganti di Iran yang sebelumnya tewas yaitu Soleimani.

Konflik yang terjadi antara Amerika Serikat dengan Timur Tengah juga menjadi sorotan para pedagang. Dilaporkan dari wakil khusus AS dan Suriah bahwa negosiasi mengenai penarikan militer dari Irak harus meliputi segala jenis bantuan.

Selain masalah Timur Tengah, kemarin juga dilaporkan bahwa Brasil akan menjalin kerjasama dengan OPEC  mengenai minyak mentah. Saat ini juga meluas spekulasi bahwa produsen minyak global enggan untuk memberikan dukungan pemotongan produksi lebih besar lagi.

Selanjutnya tantangan minyak mentah menguat hari ini adalah beberapa rilis data ekonomi dari Amerika Serikat dan kawasan Euro serta Inggris. Data-data ekonomi itu akan menjadi katalis penggerak bagi minyak mentah global hari ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -