Friday, December 9, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Turun Lagi Meski Saham Bergerak Positif

Must Read

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk...

Survei: Lebih dari 90% Konsumen Penasaran dengan Metaverse

Terlepas dari kondisi pasar yang bergejolak selama setahun terakhir, metaverse dan utilitas potensialnya tetap stabil di benak...

Pergerakan minyak mentah berjangka WTI AS dalam penurunan sekitar 0,62% saat mendekati pembukaan sesi Eropa hari Selasa ini (30/6). Saat ini harga minyak mentah turun menuju ke level harga 39,42. Permintaan energi tetap negatif walaupun ada pemulihan risiko global. Karena berita suram tetap bertahan seperti masalah Hong Kong dan juga pandemi virus yang belum ada perkembangan positif.

Faktor yang mendukung harga minyak mentah mampu bangkit tipis adalah data ekonomi China mengenai aktivitas manufaktur dengan hasil yang lebih baik dari prediksi. Suasana pasar yang optimis kembali mendapat dukungan dari rencana komentar yang akan disampaikan oleh Menteri Keuangan yaitu Steven Mnuchin. Diprediksi Mnuchin akan memberikan komentar mengenai pelonggaran kebijakan yang lebih luas lagi.

Sebenarnya walaupun minyak mentah turun, banyak pergerakan positif yang bisa membantu energi untuk pulih. Kontrak berjangka S&P 500 dan saham Asia bergerak positif walaupun kekhawatiran pandemi tetap bertahan lebih panjang lagi.

Tekanan mungkin datang dari keputusan AS untuk melepaskan status istimewa dari Hong Kong. Karena China tetap keras pada UU Keamanan yang sudah dikabarkan jauh-jauh hari. Konflik AS-China ini akan terus mempengaruhi pergerakan harga minyak mentah global.

Selain itu kekhawatiran juga datang dari kondisi pandemi yang masih memburuk dan menyebabkan minyak mentah turun. Setelah pembukaan wilayah pasca lockdown, banyak negara yang melaporkan kenaikan jumlah kasus kedua. Para investor pada akhirnya menghapuskan harapan pemulihan ekonomi global dengan arah yang tajam.

Pergerakan energi selanjutnya akan menunggu rilis data ekonomi dari AS. Selain itu kesaksian yang akan disampaikan Fed Powell bersama Steve Mnuchin akan terus dipantau para investor. Data mengenai pasokan swasta energi dari API juga akan menawarkan arah selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk memasukkan penyedia layanan aset virtual.

Survei: Lebih dari 90% Konsumen Penasaran dengan Metaverse

Terlepas dari kondisi pasar yang bergejolak selama setahun terakhir, metaverse dan utilitas potensialnya tetap stabil di benak konsumen. Menurut...

Pengembang Ethereum Targetkan Maret 2023 untuk Hard Fork Shanghai

Menurut sebuah diskusi di Pertemuan Pengembang Inti Ethereum ke-151 pada 8 Desember, pemrogram inti telah menetapkan tenggat waktu tentatif Maret 2023 untuk...

Dolar Tergelincir Jelang Kian Dekatnya Rapat Bank Sentral

Dolar melemah pada hari Jumat karena kekhawatiran atas perlambatan di Amerika Serikat meningkat, dengan para pedagang waspada menjelang serangkaian pertemuan bank sentral...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -