Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah WTI Berkonsolidasi Menunggu Katalis Utama Sebagai Penggerak

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Perdagangan di sekitar komoditas minyak mentah terpantau mengalami konsolidasi saat sesi awal kawasan Asia di hari Senin (13/1). Minyak mentah konsolidasi di sekitar level harga 58,66 sampai 59,16 pada minyak berjangka WTI AS. Harga minyak mentah mengalami penurunan sangat tajam setelah konflik geopolitik antara AS dan Iran mulai mereda pada pekan lalu.

Memang perdagangan minyak mentah selalu mengalami volatilitas yang sangat tinggi setelah penutupan tahun dan pembukaan tahun yang baru. Permintaan minyak mentah global menjadi fokus utama para pedagang ketika ketegangan antara AS dan Iran terus meningkat. Minyak melonjak karena para pedagang khawatir akan terjadi krisis pasokan minyak global.

Namun semua kekhawatiran itu saat ini mulai mereda dan dampaknya minyak mentah konsolidasi dari penurunan sebelumnya. Pekan lalu Presiden Trump menyampaikan pernyataan resmi bahwa tidak akan melakukan serangan militer balasan terhadap Iran. Trump mengatakan akan lebih cenderung memberikan sanksi ekonomi bagi Iran.

Pernyataan itu meredupkan kekhawatiran perang dunia ketiga yang dipicu oleh serangan AS yang menewaskan Jenderal Militer Iran Qassem Soleimani.  Bahkan harga minyak mentah setelah naik tinggi, pekan lalu ditutup dengan penurunan mencapai 3,4 persen. Kondisi ini diperburuk dengan laporan data pasokan minyak mentah dari AS. EIA menyampaikan bahwa pasokan minyak AS mengalami kenaikan yang cukup besar.

Sementara itu saat ini minyak mentah konsolidasi menunggu katalis yang mampu menjadi penggerak harga. Dari Iran sendiri pada akhir pekan terjadi gelombang demonstrasi akibat penembakan pesawat Ukraina yang menewaskan seluruh penumpang di dalamnya. Hal itu akan menjadi masalah baru bagi Iran karena di dalam pesawat ada warga negara Kanada dan juga Inggris serta warga negara Iran sendiri.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -