Monday, May 17, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah WTI Mengakhiri Pemulihan Tiga Hari Karena Pertemuan OPEC dan Sekutu Ditunda

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Pergerakan pada minyak mentah berjangkai WTI mengalami penurunan di atas 8% pada perdagangan hari Senin kemarin (6/4). Dengan minyak mentah turun, maka kenaikan yang dilalui sepanjang tiga hari terakhir telah terhenti. Saat ini minyak mentah sednag diperdagangkan di sekitar level harga 27,00 setelah bangkit dari terendah di 19,00 menuju ke 29,11.

Permintaan minyak mentah kembali mengalami penurunan setelah Arab Saudi dan Rusia memutuskan untuk menunda pertemuan daruratnya. Padahal pertemuan itu cukup penting karena membahas terkait kesepakatan produksi. Apalagi saat ini global sedang kelebihan pasokan yang membuat minyak mentah turun tajam. Lemahnya permintaan juga menjadi penyebab lebih banyak minyak mentah yang disimpan untuk saat ini.

Para pelaku pasar dan investor selanjutnya mungkin akan lebih fokus ke rilis data mengenai jumlah pasokan minyak  mentah AS oleh EIA hari Rabu besok. Jika data itu naik sesuai dengan apa yang Genspace ungkap, maka minyak mentah turun lebih dalam lagi. Karena jumlah pasokan akan mencatatkan rekor kenaikan selama lima pekan tanpa jeda dan terbesar dalam sepekan sejak 2004 lalu.

Sebelumnya kebangkitan harga minyak mentah terjadi karena PresidenTrump mengklaim telah menjembatani Arab dan Rusia untuk menurunkan produksi minyak mentah mereka. Jika sesuai jadwal, OPEC dan sekutu akan melangsungkan pertemuan pada hari Senin kemarin. Namun pertemuan itu haru ditunda sampai hari Kamis pekan ini.

Sebagian besar ahli analisa mengatakan bahwa jumlah pasokan minyak mentah global akan tetap kelebihan walaupun ada pemangkasan produksi. Pasalnya wabah virus Corona telah melukai konsumsi minyak mentah global yang sering digunakan dalam aktivitas produksi. Bahkan minyak mentah bisa anjlok lebih dalam menuju ke bawah level harga 10,00 untuk membuat pasar energi stabil kembali.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -