Thursday, July 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah WTI Mengakhiri Pemulihan Tiga Hari Karena Pertemuan OPEC dan Sekutu Ditunda

Must Read

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor.

Pergerakan pada minyak mentah berjangkai WTI mengalami penurunan di atas 8% pada perdagangan hari Senin kemarin (6/4). Dengan minyak mentah turun, maka kenaikan yang dilalui sepanjang tiga hari terakhir telah terhenti. Saat ini minyak mentah sednag diperdagangkan di sekitar level harga 27,00 setelah bangkit dari terendah di 19,00 menuju ke 29,11.

Permintaan minyak mentah kembali mengalami penurunan setelah Arab Saudi dan Rusia memutuskan untuk menunda pertemuan daruratnya. Padahal pertemuan itu cukup penting karena membahas terkait kesepakatan produksi. Apalagi saat ini global sedang kelebihan pasokan yang membuat minyak mentah turun tajam. Lemahnya permintaan juga menjadi penyebab lebih banyak minyak mentah yang disimpan untuk saat ini.

Para pelaku pasar dan investor selanjutnya mungkin akan lebih fokus ke rilis data mengenai jumlah pasokan minyak  mentah AS oleh EIA hari Rabu besok. Jika data itu naik sesuai dengan apa yang Genspace ungkap, maka minyak mentah turun lebih dalam lagi. Karena jumlah pasokan akan mencatatkan rekor kenaikan selama lima pekan tanpa jeda dan terbesar dalam sepekan sejak 2004 lalu.

Sebelumnya kebangkitan harga minyak mentah terjadi karena PresidenTrump mengklaim telah menjembatani Arab dan Rusia untuk menurunkan produksi minyak mentah mereka. Jika sesuai jadwal, OPEC dan sekutu akan melangsungkan pertemuan pada hari Senin kemarin. Namun pertemuan itu haru ditunda sampai hari Kamis pekan ini.

Sebagian besar ahli analisa mengatakan bahwa jumlah pasokan minyak mentah global akan tetap kelebihan walaupun ada pemangkasan produksi. Pasalnya wabah virus Corona telah melukai konsumsi minyak mentah global yang sering digunakan dalam aktivitas produksi. Bahkan minyak mentah bisa anjlok lebih dalam menuju ke bawah level harga 10,00 untuk membuat pasar energi stabil kembali.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi serangan baru terhadap dompet perangkat...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor. Volvo sebelumnya menggunakan solusi...

‘How Are We’ Telah Ditokenisasikan di Blockchain Ethereum

How Are We, sebuah kolaborasi seni pertunjukan yang terdiri dari 15 karya pendek yang difilmkan dalam karantina COVID-19, telah di hash dan...

Matic Network Meluncurkan Program Inisiatif untuk Adopsi Mainnet

Solusi skalabilitas Blockchain, Matic, merilis berita tentang program “Inisiatif Pengembang Skala Besar” pada 8 Juli. Program ini dimaksudkan untuk mendorong adopsi mainnet,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -