Saturday, July 24, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah WTI Naik Karena Risk On Berlaku dan Dolar AS Mundur

Must Read

Minyak Tergelincir Tetapi akan Menutup Minggu dengan Stabil

Minyak turun lebih jauh di bawah $74 per barel pada hari Jumat tetapi berada di jalur untuk...

Dolar dalam Kenaikan Minggu Kedua Karena Fokus Beralih ke Fed

Dolar akan mengakhiri minggu dengan kenaikan kecil setelah beberapa hari yang bergejolak ketika mata uang diterpa oleh...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

Pergerakan harga komoditas minyak mentah menguat di hari Senin (9/11) pada minyak mentah berjangka WTI AS. Minyak mentah WTI mampu mencatat kenaikan sampai 1,95% menuju ke 38,64 meski setelah itu mundur tipis ke 38,40. Dengan penguatan ini maka harga minyak mentah global mampu memperpanjang pemulihan yang sudah dibangun sejak hari Jumat kemarin. energi juga terus berusaha menghapuskan penurunan yang terjadi dua hari terakhir.

Namun sebenarnya minyak mentah menguat saat ini masih ditantang oleh kasus virus Corona yang terus meningkat. Hal itu akan menyebabkan jumlah permintaan minyak mentah global hancur dan pada akhirnya menyeret harga menjadi lebih rendah. Dilansir dari Reuters, Amerika Serikat mencatatkan penambahan kasus sampai 10 juta dan Eropa sampai 30 juta. Masa depan ekonomi global menjadi sangat penuh ketidakpastian ketika banyak yang memberlakukan lockdown.

Kenaikan harga minyak mentah WTI hari ini mungkin juga mengambil manfaat dari penurunan indeks Dolar AS. Pasalnya Dxy mengalami penurunan sampai ke titik paling rendah sejak 1 September lalu di 92,20. Kemudian faktor lain yang membantu minyak mentah menguat adalah aliran risk on yang mendominasi di pasar global.

Sebagian besar aset berisiko mampu naik seperti MSCI Asia Pasifik yang naik sampai 1,5% disusul oleh kontrak berjangka S&P 500 1,0%. Mata uang berisiko juga naik seperti Dolar Australia dan Euro. Sehingga kenaikan minyak mentah mungkin mampu dipertahankan lebih lama lagi.

Risk on menjadi hidup ketika para pelaku pasar dan investor menaruh harapan tinggi pada kesepakatan stimulus AS setelah Joe Biden menang dalam pilpres. Pergerakan minyak mentah selanjutnya akan fokus pada pertemuan virtual negara-negara utama pada cara ADIPEC. Pertemuan ini akan sangat diperhatikan oleh para pedagang minyak mentah.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Tergelincir Tetapi akan Menutup Minggu dengan Stabil

Minyak turun lebih jauh di bawah $74 per barel pada hari Jumat tetapi berada di jalur untuk...

Dolar dalam Kenaikan Minggu Kedua Karena Fokus Beralih ke Fed

Dolar akan mengakhiri minggu dengan kenaikan kecil setelah beberapa hari yang bergejolak ketika mata uang diterpa oleh pergeseran selera risiko, dengan fokus...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola...

AUDUSD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, AUDUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak bergerak dalam sebuah pola.

EURUSD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi Pembaca, Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih berada dalam sebuah pola...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -