Monday, July 13, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah WTI Naik Lebih Tinggi Karena Reset Risiko dan Geopolitik Timur Tengah

Must Read

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum...

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish....

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

Pergerakan minyak mentah menguat saat sesi Asia di hari Rabu ini (4/3). Indeks minyak berjangka di WTI AS mengalami lonjakan menuju ke level harga 47,90 atau mewakili kenaikan sampai 1,19 persen. 

Tolak ukur energi mendapatkan manfaat dengan adanya pembaruan risiko yang terjadi saat sesi Asia. Beberapa bank sentral telah melakukan penyesuaian kebijakan yang lebih longgar untuk bisa menanggulangi dampak negatif dari virus Corona.

Selain itu dorongan yang membawa minyak mentah menguat juga datang dari berita Timur Tengah. Data mengenai pasokan minyak mentah AS gagal untuk memberikan dorongan bagi minyak mentah WTI. Data pasokan dari API dilaporkan dengan hasil kenaikan sebesar 1,69 juta barel dalam sehari lebih tinggi dari sebelumnya di 1,3 juta barel dalam sehari. Sayangnya data itu gagal untuk membawa minyak mentah lebih rendah.

Dukungan minyak mentah menguat saat ini juga datang dari berita Financial Times mengenai Badan Energi Atom Internasional yang menyampaikan ancaman peningkatan aktivitas nuklir dari Iran. Berita itu membuat minyak mentah mampu melonjak lebih tinggi.

Sementara itu saat ini sentimen risiko tampak mulai pulih terlihat dengan kenaikan pada Nikkei Jepang sebesar 0,44 persen saat sesi Asia masih berlangsung. Sayangnya imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun masih berada di terendah barunya yaitu 0,906% dan pulih ringan ke 0,973%.

Saat ini para pelaku pasar dan investor di sekitar minyak mentah akan fokus ke pertemuan dari OPEC dan sekutu. Spekulasi mengenai pertemuan juga akan terus menggerakkan minyak mentah global. Data pasokan minyak mentah AS dari EIA juga akan menjadi fokus para pedagang pada saat sesi dagang Amerika Utara nanti malam. Diprediksi akan ada kenaikan pasokan 3,333 juta barel dari sebelumnya di 0,452 juta barel.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum...

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish. Pasangan saat ini berada di...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -