Thursday, July 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pekan Terakhir April, Minyak Mentah Turun Kembali Akibat Kekhawatiran Kelebihan Pasokan

Must Read

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor.

Harga minyak mentah global terus mengalami penurunan pada perdagangan pekan terakhir di bulan April 2020 ini. Saat ini minyak mentah turun sampai 5% sepanjan sesi awal kawasan Asia di hari Senin (27/4). Penyebab utama penurunan itu adalah adanya rasa kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah global. Pasalnya mungkin akan terus mengalami kelebihan pasokan secara terus menerus.

Pada minyak mentah berjangka WTI AS, minyak mentah turun diperdagangkan di sekitar level harga 15,50 per barelnya atau turun 5,85% di hari Senin ini. Energi tampak terus mencatatkan kinerja yang sangat negatif akibat aktivitas produksi global yang terhenti di tengah pandemi virus Corona. Beberapa ahli analisa mengatakan nada peringatan bahwa akan terjadi penurunan kembali karena ancaman kelebihan pasokan produksi minyak mentah.

Kepala strategi komoditas dari Goldman yaitu Jeffrey Currie mengatakan bahwa komoditas merupakan aset spot bukan untuk antisipasi pasar. Sehingga harus menghapuskan antara permintaan dan penawaran yang tidak seimbang saat ini. Apalagi sampai saat ini tingkat penawaran masih sangat tinggi dibandingkan dengan penawaran. Meski saat ini harga minyak mentah telah mengalami penurunan sampai 74% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari kondisi tersebut terlihat bahwa prospek pemulihan harga minyak mentah masih sangat lemah sekali. Kecuali jika produksi minyak mentah AS mengalami penurunan yang cukup ekstrim maka ada harapan pemulihan. Dengan harga minyak mentah turun, menyebabkan produsen minyak mentah AS terpaksa memangkas produksi mereka.  Bagaimanapun produksi perlu turun karena permintaan yang sangat rendah.

Data Baker Hughes yang disampaikan pada hari Jumat pekan lalu menampilkan hasil kilang minyak AS aktif yang mengalami penurunan 60-378. Dengan penurunan itu maka memperpanjang trend turun selama enam pekan terakhir tanpa jeda.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi serangan baru terhadap dompet perangkat...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor. Volvo sebelumnya menggunakan solusi...

‘How Are We’ Telah Ditokenisasikan di Blockchain Ethereum

How Are We, sebuah kolaborasi seni pertunjukan yang terdiri dari 15 karya pendek yang difilmkan dalam karantina COVID-19, telah di hash dan...

Matic Network Meluncurkan Program Inisiatif untuk Adopsi Mainnet

Solusi skalabilitas Blockchain, Matic, merilis berita tentang program “Inisiatif Pengembang Skala Besar” pada 8 Juli. Program ini dimaksudkan untuk mendorong adopsi mainnet,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -