Saturday, July 2, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pemadaman Listrik Libya Pengaruhi Harga Minyak

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Pada hari Senin harga minyak naik sebesar dua persen dengan minyak Brent menyentuh angka 114 Dolar Amerika Serikat per barel setelah pemadaman massal Libya meningkatkan perhatian atas suplai minyak global terkait krisis Ukraina.

Pada hari Senin, Perusahaan minyak negara Libya mengatakan kekhawatiran telah mulai menyentuh fasilitas mereka dan menyatakan bahwa terjadi force majeur  pada kilang Al-Sharara dan situs lainnya, yang menambah tekanan suplai setelah sanksi untuk Rusia.

Minyak brent yang menjadi acuan harga minyak dunia naik 2,40 Dolar As atau 2,2 persen pada angka 114,10 Dolar Amerika Serikat per barel pada 17:20 UTC. Brent sempat menyentuh angka 114,84 Dolar AS per barel, tertinggi sejak 28 Maret.

West Texas Intermediate sebagai acuan harga minyak Amerika Serikat naik 2,15 Dolar AS atau 2 persen di angka 109,10 Dolar AS per barel, setelah semapt menyentuh angka 109,81 Dolar AS per barel, juga tertinggi sejak 28 Maret.

Jeffrey Halley, analis pada broker OANDA mengatakan bahwa dengan suplai global yang menurun, sebuah gangguan kecil akan berdampak pada perubahan harga.

Harga minyak terangkat suplai yang tipis

Menipisnya suplai minyak terus menghantui setelah produksi Rusia turun 7,5 persen pada paruh pertama April dan pemerintah Uni Eropa mengatakan pada minggu lalu bahwa para eksekutif mereka menyiapkan proposal untuk pelarangan minyak bumi Rusia.

Komentar tersebut keluar sebelum meningkatnya keadaan yang terjadi pada perang Ukraina. Pemerintah Ukraina mengatakan bahwa misil menghantam Lviv pada Senin pagi dan ledakan juga menghantam beberapa kota setelah tentara Rusia tetap membombardir dengan klaim hampir merebut kekuasaan dari pelabuhan Mariupol.

Data pada hari Senin menunjukkan Tiongkok mengasilkan minyak lebih sedikit sekitar dua persen pada bulan Maret daripada setahun lalu, dengan produksi yang jatuh pada titik terendah sejak Oktober setelah kenaikan harga minyak menekan margin dan pembatasan ketat mengurangi permintaan.

Dalam kenaikan harga minyak, ekonomi Tiongkok melambat pada Maret, menghilangkan pencapaian pertumbuhan dalam kuartal pertama dan memperburuk keadaan yang telah lemah akbiat pembatasan terkait COVID.

Harga minyak meningkat pada level tertinggi sejak Maret 2008, dengan brent memimpin sejenak di angka 134 Dolar Amerika Serikat per Barel. Keadaan Tiongkok yang masih belum menentu apakah akan membuka ekonomi mereka kembali atau tidak, menimbulkan berbagai ketidak stabilan pada pasar.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -