Monday, July 13, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pembaruan Risiko dan Data API Mendorong Minyak Mentah Lebih Tinggi

Must Read

Pounds mengincar MA 200-hari Karena Sentimen Risiko Membaik

Pounds naik pada hari Senin terhadap dolar menuju MA 200-hari di $ 1,27, meskipun itu terakhir diperdagangkan...

Penurunan Dolar Berlanjut Karena Investor Melihat Pendapatan Data Ekonomi

Dolar AS melemah pada hari Senin karena investor melihat data ekonomi global yang masuk dan pendapatan perusahaan...

Minyak Menurun Karena Pengaruh Lonjakan Infeksi COVID-19

Harga minyak turun pada hari Senin pada rekor harian kenaikan dalam kasus virus corona global dengan lonjakan...

Permintaan beli pada komoditas minyak mentah menguat saat mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa. Minyak mentah berjangka di WTI AS hari Rabu ini (29/1) merangkak naik menuju ke level harga 54,25 atau mewakili kenaikan sampai 1,15 persen. Lonjakan permintaan beli adalah kelanjutan aksi kenaikan minyak mentah yang dibangun beberapa hari sebelumnya. Minyak mentah diuntungkan dengan sentimen perdagangan dan juga pasokan minyak swasta.

Kemarin American Petroleum Institute atau API merilis data mengenai pasokan minyak mentah AS dengan hasil merosot 4,27 juta barel. Hasil itu lebih besar dari penurunan yang terjadi sebelumnya yaitu pada level 1,6 juta barel. Dengan penurunan ini, minyak mentah menguat karena jumlah pasokan yang membaik dan tidak terlalu berlebihan.

Sementara itu selanjutnya para pedagang komoditas minyak mentah akan menunggu rilis data mengenai pasokan minyak mentah dari EIA AS. Data itu berakhir pada 24 Januari diprediksi akan naik 0,46 juta barel dari sebelumnya 0,405 juta barel.

Saat ini sentimen risiko juga tampak mengalami pembaruan setelah adanya berita terkait dengan virus Corona di China. Ada keyakinan bahwa pemerintah China akan mampu mengatasi segala kegaduhan yang disebabkan oleh virus mematikan tersebut. Selain itu virus Corona menurut beberapa ahli akan berada pada puncaknya ketika sudah sampai 10 hari.

Permintaan minyak mentah menguat juga terkait dengan data sektor manufaktur AS yang dilaporkan cukup optimis. Beberapa peluang pelonggaran kebijakan dari bank sentral global juga akan menantang minyak mentah selanjutnya.

Kenaikan minyak mentah yang dibangun pada hari Selasa kemarin juga terkait erat dengan adanya spekulasi dari OPEC dan sekutu. Diprediksi bahwa OPEC dan sekutu akan memperpanjang pengurangan output minyak mentah pada pertemuan mendatang.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pounds mengincar MA 200-hari Karena Sentimen Risiko Membaik

Pounds naik pada hari Senin terhadap dolar menuju MA 200-hari di $ 1,27, meskipun itu terakhir diperdagangkan...

Penurunan Dolar Berlanjut Karena Investor Melihat Pendapatan Data Ekonomi

Dolar AS melemah pada hari Senin karena investor melihat data ekonomi global yang masuk dan pendapatan perusahaan AS untuk mengukur apakah optimisme...

Minyak Menurun Karena Pengaruh Lonjakan Infeksi COVID-19

Harga minyak turun pada hari Senin pada rekor harian kenaikan dalam kasus virus corona global dengan lonjakan besar infeksi selama akhir pekan...

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum menampilkan arah pergerakan yang jelas....

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish. Pasangan saat ini berada di...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -