Parlemen Inggris: Perdebatan Mengenai Brexit Kini Dimulai
Home / berita / Parlemen Inggris: Perdebatan Mengenai Brexit Kini Dimulai

Parlemen Inggris: Perdebatan Mengenai Brexit Kini Dimulai

Para pejabat di parlemen Inggris memulai agenda debat lima hari mereka mengenai draft perjanjian antara Inggris dan Uni Eropa soal prosedur Brexit. Tanggal 11 Desember mendatang akan terjadi pemungutan suara yang akan dilakukan di parlemen untuk menentukan nasib dari pernjanjian tersebut.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, menyatakan “Warga Inggris ingin agar kita melanjutkannya (proses ini) dengan kesepakatan yang tetap menghormati hasil referendum dan memungkinkan kita untuk bersatu lagi sebagai sebuah negara, apapun pilihan kita”. 

Namun hingga saat ini masih dipertanyakan, apakah Theresa May, yang memimpin pemerintahan minoritas, akan mampu memenangkan cukup suara untuk meloloskan kesepakatan itu. Di lain pihak, Uni Eropa telah mengatakan bahwa tidak ada tawaran lain lagi selain kesepakatan ini.

Tanpa adanya kesepakatan, maka Inggris pun secara otomatis akan keluar dari Uni Eropa per tanggal 29 Maret 2019 mendatang. Ini berarti, akan banyak undang- undang dan aturan Uni Eropa yang sebelumnya berlaku bagi Inggris, mulai saat itu (Brexit) tidak akan berlaku lagi. Banyak kalangan yang merasa khawatir akan potensi terjadinyakekacauan besar, jika sampai hal tersebut terjadi. Warga Uni Eropa yang tinggal dan bekerja di Inggris mendadak tidak berhak lagi mendapat izin tinggal dan izin kerja, demikian juga sebaliknya berlaku bagi warga Inggris yang tinggal dan bekerja di Uni Eropa!

Baca Juga:

Partai-partai oposisi, termasuk Partai Buruh, yang merupakan partai terbesar kedua di Inggris, pun mengatakan bahwa mereka akan menentang kesepakatan tersebut. Theresa May kemungkinan akan membutuhkan sejumlah besar pembangkang di Partai Buruh untuk mendapat dukungan. Terlebih lagi, partainya sendiri, Partai Konservatif, tidak sepenuhnya mendukung kesepakatan dengan Uni Eropa.

Jika May gagal meloloskan rancangan kesepakatan itu, dia bisa saja memutuskan untuk mengundurkan diri atau melaksanakan pemilu ataupun referendum baru. Semua langkah itu tetap akan membawa Inggris kedalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian.

Bank of England minggu lalu memperingatkan, jika Inggris keluar tanpa adanya kesepakatan (Brexit Terjadi), hal tersebut akan menghantam keras perekonomian dan perdagangan Inggris, yang kemungkinan akan tersungkur jatuh hingga kisaran 8%. 

About Mata Trader

Check Also

Gemini Menambahkan Dukungan Untuk Perdagangan Kas Bitcoin

Bitcoin Terus Bergerak Dalam Indikasi Over Sold, Apa Selanjutnya?

Transaksi Bitcoin selalu terbentuk dala indikasi Oversold, tidak jarang altcoin pun juga memasuki wilayah oversold …