Wednesday, February 26, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pounds Menuju Level Terendah 6-Bulan, Indeks US Dollar Kembali Menguat

Must Read

Jerman: Boerse Stuttgart Melisting Short ETP Bitcoin

Investor yang mencari cara untuk melakukan Short Bitcoin (BTC) kini memiliki opsi baru di Jerman. Pada 25...

Dolar AS Mereda seiring Pasar yang Berjuang Kembali Pasca Aksi Jual Tajam

Dolar melemah pada hari Selasa menyusul kenaikan kuat baru-baru ini di tengah ekspektasi tinggi bahwa pukulan yang...

EURUSD Berusaha Memperpanjang Pemulihan, Kabar Virus Corona Menjadi Penentu Utama

Pasangan mata uang EURUSD terus berusaha untuk memperpanjang pemulihan yang sempat dibangun sebelumnya. Saat ini Euro bullish membawa pasangan...

Pounds terus bergerak lebih rendah terhadap dolar AS pada ini, mendekati level terendah dalam 6-bulan di tengah kekhawatiran terus-menerus atas Brexit, sementara ekspektasi penurunan suku bunga telah membatasi kenaikan Indeks US Dollar.

Pounds turun 0,39% pada 1,2465 pada pukul 08:17 GMT (awal sesi London) setelah kerugian sebelumnya sebesar 0,5%. Penurunan di bawah level 1,2439 akan membawa pounds Inggris ke level terendah sejak awal Januari.

Euro adalah sentuhan yang lebih rendah di 1,1242 setelah menurun sebesar 0,1% pada awal minggu ini di tengah harapan untuk pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang dovish pada minggu depan.

Pounds berada di bawah tekanan karena investor khawatir tentang prospek euro dari Boris Johnson yang memenangkan kontes kepemimpinan partai Konservatif dan menjadi perdana menteri Inggris berikutnya pada awal bulan ini.

Data ekonomi yang buruk dan sinyal dari Bank of England (BoE) bahwa itu bisa memotong suku bunga alih-alih menaikkannya seperti yang diperkirakan sebelumnya juga telah memukul jatuh pounds.

Yukio Ishizuki, ahli strategi mata uang senior di Daiwa Securities, mengatakan:

“Euro telah terbebani oleh pounds yang tengah berjuang, yang pada gilirannya cenderung menderita kesengsaraan terkait Brexit sampai pemimpin partai Konservatif diputuskan minggu depan.”

Mata uang AS naik ke level tertinggi enam minggu di 108,99 terhadap Yen Jepang minggu lalu tetapi turun kembali setelah Ketua The Fed, Jerome Powell, mengatur panggung untuk penurunan suku bunga akhir bulan ini dengan memberikan pandangan suram pada ekonomi terbesar di dunia.

Dolar AS melemah terhadap Yen menjelang akhir pekan lalu setelah Presiden Fed Chicago, Charles Evans, mengatakan pada hari Jumat bahwa “beberapa” penurunan suku bunga diperlukan untuk meningkatkan inflasi.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jerman: Boerse Stuttgart Melisting Short ETP Bitcoin

Investor yang mencari cara untuk melakukan Short Bitcoin (BTC) kini memiliki opsi baru di Jerman. Pada 25...

Dolar AS Mereda seiring Pasar yang Berjuang Kembali Pasca Aksi Jual Tajam

Dolar melemah pada hari Selasa menyusul kenaikan kuat baru-baru ini di tengah ekspektasi tinggi bahwa pukulan yang diantisipasi untuk pertumbuhan ekonomi dari...

EURUSD Berusaha Memperpanjang Pemulihan, Kabar Virus Corona Menjadi Penentu Utama

Pasangan mata uang EURUSD terus berusaha untuk memperpanjang pemulihan yang sempat dibangun sebelumnya. Saat ini Euro bullish membawa pasangan naik menuju ke level harga...

Pembaruan Risiko Mendorong Poundsterling Pulih, Fokus Ke Berita Brexit Inggris-Uni Eropa

Pergerakan pada pasangan mata uang GBPUSD saat ini telah mengalami pemulihan tipis 0,10 persen menuju ke level harga 1,2940. Pemulihan Poundsterling hari ini terjadi...

Emas Turun Dari Puncak 7 Tahun Setelah Pembaruan Risiko Terkait Virus Corona

Pergerakan harga emas melemah menuju ke level harga 1,649 saat setelah pembukaan sesi Asia di hari Selasa (25/2). Sepanjang sesi awal kawasan Asia emas...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -