>
Home / berita / Taro Aso : Sinyal Intervensi Terkoordiir Pada Isu Brexit

Taro Aso : Sinyal Intervensi Terkoordiir Pada Isu Brexit

Jakarta, Inforexnews – Taro Aso, Menteri Keuangan Jepang baru saja memberikan komentarnya berada di hari ini, Selasa (21/6/16) bahwa pemerintah Jepang memberikan respon akan volatilitas mata yang yang tinggi sesuai dengan kesepakatan terjadi di G20 atau G7. Tanggapan pemerintah jika terjadi adanya swing harga berada di saat dilangsungkannya referendum Inggris untuk tanggal 23 Juni nanti kemungkinan tidak dilakukan dengan intervensi setengah-setengah.

Walaupun dari Taro Aso memberikan penjelasan lebih detail tentang bagaimana intervensi tersebut, akan tetapi Aso juga enggan memberikan komentar akan rencana tersendiri dari Jepang jika terjadi juga rencana dari Inggris untuk keluar dari Uni Eropa. Para pejabat Jepang pada dasarnya mempunyai kecemasan akan lonjakan yang terjadi berada di Yen Jepang, dimana teah dipertimbangkan menjadi aset safe haven disaat terjadi pengalihan dari aset beresiko. Seperti isu masalah Brexit ini.

Pihak otoritas sendiri sudah menghindari market semenjak Jepang melakukan intervensi berada di bulan November tahun 2011 silam. Para pemimpin G7 juga memberikan ketegasan akan sikap persaingan dari tindakan devaluasi terjadi di bulan lalu, dimana memberikan peringatan tegas akan beberapa negara yang berlomba-lomba melakukan devaluasi uang untuk memicu volatilitas berlebih dan gerak dari nilai tukar tidak sesuai dengan fundamental. Akan tetapi berdasarkan keterangan dari Jack Lew, Menteri Keuangan AS sebutkan kalau mata uang Jepang sudah sama dengan fundamental. (Wida Yodik/Inforexnews )

About Wida Yodik

Check Also

Firma Teknologi Belanda Mengembangkan PoC Dari Grid Listrik Smart Autonomous Menggunakan

Brand Fashion Alyx Meluncurkan Ujicoba Sistem Bertenaga IOTA untuk Transparansi Rantai Pasokan

Alyx – merek fashion mewah yang didirikan oleh mantan direktur kreatif Lady Gaga dan kolaborator …