>
Home / berita / Tiga Bank Sentral Berencana Menerbitkan Cryptocurrency Mereka Sendiri

Tiga Bank Sentral Berencana Menerbitkan Cryptocurrency Mereka Sendiri

Dalam sebuah survey yang diikuti oleh tiga bank sentral (tidak diidentifikasi), ditemukan fakta bahwa bank-bank sentral tersebut tertarik untuk mengeluarkan mata uang digital mereka sendiri (CBDC). Ada satu bank sentral yang melihatnya sebagai rencana jangka pendek, sementara yang lain menganggap ini sesuatu yang harus dilakukan dalam jangka menengah.

Dalam sebuah catatan yang ditulis dan diterbitkan oleh Bank for International Settlements (BIS), ada tanggapan dari 63 bank sentral yang mewakili yurisdiksi meliputi hampir 80% dari populasi dunia. Dari jumlah tersebut, 41 berlokasi di ekonomi negara berkembang dan 22 di negara maju. Ini membedakan adanya dua jenis utama penerbitan mata uang digital yakni untuk tujuan umum dan grosir.

Menurut BIS, dua bank sentral di pasar berkembang mempertimbangkan untuk mengeluarkan CBDC tujuan umum dalam jangka pendek, sementara satu bank sentral melaporkan bahwa mereka melihat pihak mereka sangat mungkin untuk mengeluarkan CBDC grosir dalam jangka menengah.

Baca Juga:

CBDC tujuan umum akan tersedia secara luas untuk masyarakat umum dan ditargetkan untuk menopang transaksi ritel. CBDC grosir merupakan token digital dengan akses terbatas untuk penyelesaian grosir, seperti pembayaran antar bank atau penyelesaian sekuritas. Jangka pendek, dalam konteks survei, mewakili jangka waktu hingga tiga tahun, sedangkan jangka menengah hingga enam tahun.

Dalam jangka pendek, ada lebih dari 85% bank sentral yang melihat diri mereka agak tidak mungkin atau sangat tidak mungkin untuk menerbitkan CBDC jenis apa pun. Di luar jangka pendek, peningkatan proporsi bank sentral menganggap penerbitan kedua jenis CBDC bisa dimungkinkan.

Banyak bank mengalami masalah hukum dengan ide-ide seperti itu: hampir seperempat bank sentral memiliki, atau akan segera memiliki, otoritas untuk menerbitkan CBDC sementara sepertiga dari mereka tidak meiliki, dan sekitar 40% tetap tidak yakin. Survei selanjutnya menyatakan bahwa ketidak pastian kurang lebih sama di semua yurisdiksi, terlepas dari perkembangan ekonomi tiap negara.

 

 

About Mata Trader

Check Also

KPMG Bekerja Dengan

KPMG Bekerja Dengan Microsoft , Tomia Dan R3 Pada Solusi Blockchain Telecom

Perusahaan penasihat bisnis KPGM telah bermitra dengan perusahaan teknologi Tomia, Microsoft dan R3 untuk menciptakan …