Uni Eropa Menyepakati Keluarnya Inggris (Brexit)
Home / berita / Uni Eropa Menyepakati Keluarnya Inggris (Brexit)

Uni Eropa Menyepakati Keluarnya Inggris (Brexit)

Para pemimpin Uni Eropa telah menyetujui kesepakatan mereka mengenai penarikan Inggris (Brexit) serta hubungan kedepan antara Uni Eropa dengan Inggris. Secara tegas Uni Eropa telah menyatakan kalau persetujuan ini adalah kesepakatan terbaik dan yang paling memungkinkan untuk dilakukan.

Berdasarkan berita yang dirilis oleh BBC, setelah 20 bulan lamanya bernegosiasi, 27 pemimpin Uni Eropa kini telah memberikan kesepakatan mereka setelah melaksanakan diskusi sekitar satu jam lamanya.

Para pemimpin tersebut mengatakan kalau kesepakatan ini perlu disetujui oleh pihak Parlemen Inggris untuk membuka jalan terkait penarikan tersebut. Perdana Menteri Inggris, Theresa May, mengatakan kalau kesepakatan tersebut akan disampaikan untuk para warga Inggris dan untuk membawa Inggris ke masa depan yang lebih baik.

Pada saat di Brussels, Belgia, ia pun mendesak para pemilih untuk Brexit atau tetap untuk bersatu di balik perjanjian yang disepakati oleh Uni Eropa. Ia mengatakan kalau pihaknya tidak ingin membuang banyak waktu untuk berdebat panjang mengenai Brexit.

Inggris dijadwalkan akan keluar dari Uni Eropa pada 29 Maret 2019 mendatang. Uni Eropa juga secara resmi telah mengesahkan ketentuan keluarnya Inggris selama pertemuan singkat tersebut.

Para pemimpin Uni Eropa telah menyetujui 2 dokumen utama Brexit. Yakni perjanjian penarikan Inggris dari Uni Eropa yang dijabarkan dalam dokumen setebal 599 halaman yang mengikat secara hukum. Dokumen ini punjuga mencakup persyaratan keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan “tagihan perpisahan Inggris” senilai 39 Miliar Poundsterling atas hak warga negara dan kedaulatan kawasan Irlandia Utara.

 

About Mata Trader

Check Also

Gemini Menambahkan Dukungan Untuk Perdagangan Kas Bitcoin

Bitcoin Terus Bergerak Dalam Indikasi Over Sold, Apa Selanjutnya?

Transaksi Bitcoin selalu terbentuk dala indikasi Oversold, tidak jarang altcoin pun juga memasuki wilayah oversold …