Wednesday, May 27, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Indeks US Dollar Tersungkur karena Komentar IMF, Memberi Rebound pada Pounds

Must Read

Harga Minyak Naik Karena Tumbuhnya Kepercayaan pada Pengurangan Pasokan

Harga minyak naik pada hari Selasa, didukung oleh meningkatnya kepercayaan bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan...

Euro, Mata Uang Berisiko Menguat Karena Sentimen Investor Membaik

Euro mendapat dorongan pada Selasa dari dolar yang lebih lemah karena meningkatnya optimisme tentang pemulihan global dari...

USDJPY Naik Karena Yen Jepang Melemah Setelah Komentar Bearish BoJ Kuroda

Permintaan Yen Jepang mengalami pelemahan saat sesi awal Asia ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Dengan Yen Jepang...

Indeks US Dollar tersungkur pada hari ini setelah IMF mengatakan bahwa dolar AS dinilai terlalu tinggi, sementara rebound dalam Pounds juga membebani.

IMF mengatakan bahwa greenback dinilai terlalu tinggi sebesar 6% hingga 12%, berdasarkan pada fundamental ekonomi jangka pendek. Kekhawatiran tentang konflik perdagangan AS-Cina yang belum terselesaikan juga disebut sebagai katalis untuk aksi penjualan.

Dalam berita lain, Presiden Fed San Francisco, Mary Daly, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara bahwa dia tidak “condong ke satu arah atau yang lain” sehubungan dengan penurunan suku bunga pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal dalam waktu dua minggu. Pasar telah melihat penurunan poin 25 basis sebagai kesepakatan yang dilakukan.

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan sebelumnya bahwa dia ingin melemahkan dolar AS untuk mendukung pertumbuhan.

Sementara itu, Pounds Inggris bergerak stabil hari ini setelah jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua tahun pada hari Rabu kemarin di tengah kekhawatiran atas “Hard Brexit.”

Pair GBPUSD terakhir diperdagangkan pada kisaran harga 1,2438, naik 0,1%.

Times of London melaporkan bahwa Boris Johnson, yang telah berjanji untuk membawa Inggris keluar dari Uni Eropa pada bulan Oktober bahkan jika itu berarti membatalkan kesepakatan transisi, sedang mencari untuk mengadakan pemilihan umum pada awal tahun depan.

Johnson dilaporkan menjadi peserta favorit untuk memenangkan kontes kepemimpinan Partai Konservatif saat ini dan mengambil alih posisi Perdana Menteri.

Pair USDJPY turun 0,2% menjadi 107,70 karena Yen Jepang telah menarik beberapa permintaan atas aset safe haven hari ini di tengah kejatuhan pasar saham Asia.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Naik Karena Tumbuhnya Kepercayaan pada Pengurangan Pasokan

Harga minyak naik pada hari Selasa, didukung oleh meningkatnya kepercayaan bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan...

Euro, Mata Uang Berisiko Menguat Karena Sentimen Investor Membaik

Euro mendapat dorongan pada Selasa dari dolar yang lebih lemah karena meningkatnya optimisme tentang pemulihan global dari pandemi COVID-19 yang didukung mata...

USDJPY Naik Karena Yen Jepang Melemah Setelah Komentar Bearish BoJ Kuroda

Permintaan Yen Jepang mengalami pelemahan saat sesi awal Asia ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Dengan Yen Jepang melemah tersebut telah membawa pasangan...

Minyak Mentah Menguat Kembali Karena Risk On Mendominasi Sepanjang Sesi Awal Asia

Pergerakan minyak mentah berjangka di WTI AS mengalami kenaikan cukup baik sampai 0,50%. Dengan kenaikan itu maka minyak mentah menguat menuju ke...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 26 Mei 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -