Wednesday, May 27, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Mnuchin: Tidak Ada Perubahan pada Kebijakan Dolar AS ‘Sampai Sekarang’

Must Read

Harga Minyak Naik Karena Tumbuhnya Kepercayaan pada Pengurangan Pasokan

Harga minyak naik pada hari Selasa, didukung oleh meningkatnya kepercayaan bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan...

Euro, Mata Uang Berisiko Menguat Karena Sentimen Investor Membaik

Euro mendapat dorongan pada Selasa dari dolar yang lebih lemah karena meningkatnya optimisme tentang pemulihan global dari...

USDJPY Naik Karena Yen Jepang Melemah Setelah Komentar Bearish BoJ Kuroda

Permintaan Yen Jepang mengalami pelemahan saat sesi awal Asia ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Dengan Yen Jepang...

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, mengatakan tidak ada perubahan dalam kebijakan dolar AS “seperti yang sekarang.”

“Tidak ada perubahan pada kebijakan dolar,” katanya dalam sebuah wawancara hari ini setelah pertemuan para menteri keuangan Kelompok Tujuh di Chantilly, Perancis. “Ini adalah sesuatu yang dapat kita pertimbangkan di masa depan tetapi sampai sekarang tidak ada perubahan pada kebijakan untuk dolar AS.” Dia menolak mengomentari level mata uang AS saat ini.

Ketika ditanya dalam jumpa pers apakah dia percaya bahwa dolar yang kuat adalah kepentingan terbaik bangsa, Mnuchin mengatakan:

“Saya tidak akan membuat komentar khusus tentang kebijakan dolar atau kebijakan euro-dolar.”

Presiden AS, Donald Trump, telah berulang kali mengemukakan preferensi untuk dolar yang lebih lemah pada akhir-akhir ini. Dia menuliskan dalam cuitan Twitter bulan ini bahwa Eropa dan Cina memainkan “permainan manipulasi mata uang besar” dan meminta AS untuk “menyamainya, atau terus menjadi boneka.” Ia juga mengatakan bahwa kekuatan dolar dapat menumpulkan pertumbuhan ekonomi.

Sebelumnya, Indeks US Dollar tersungkur setelah IMF mengatakan bahwa dolar AS dinilai terlalu tinggi, sementara rebound dalam Pounds juga membebani.

IMF mengatakan bahwa greenback dinilai terlalu tinggi sebesar 6% hingga 12%, berdasarkan pada fundamental ekonomi jangka pendek. Kekhawatiran tentang konflik perdagangan AS-Cina yang belum terselesaikan juga disebut sebagai katalis untuk aksi penjualan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Naik Karena Tumbuhnya Kepercayaan pada Pengurangan Pasokan

Harga minyak naik pada hari Selasa, didukung oleh meningkatnya kepercayaan bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan...

Euro, Mata Uang Berisiko Menguat Karena Sentimen Investor Membaik

Euro mendapat dorongan pada Selasa dari dolar yang lebih lemah karena meningkatnya optimisme tentang pemulihan global dari pandemi COVID-19 yang didukung mata...

USDJPY Naik Karena Yen Jepang Melemah Setelah Komentar Bearish BoJ Kuroda

Permintaan Yen Jepang mengalami pelemahan saat sesi awal Asia ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Dengan Yen Jepang melemah tersebut telah membawa pasangan...

Minyak Mentah Menguat Kembali Karena Risk On Mendominasi Sepanjang Sesi Awal Asia

Pergerakan minyak mentah berjangka di WTI AS mengalami kenaikan cukup baik sampai 0,50%. Dengan kenaikan itu maka minyak mentah menguat menuju ke...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 26 Mei 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -