Wednesday, May 27, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pounds Bisa Seimbang dengan Dolar AS Karena No Deal Brexit

Must Read

Harga Minyak Naik Karena Tumbuhnya Kepercayaan pada Pengurangan Pasokan

Harga minyak naik pada hari Selasa, didukung oleh meningkatnya kepercayaan bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan...

Euro, Mata Uang Berisiko Menguat Karena Sentimen Investor Membaik

Euro mendapat dorongan pada Selasa dari dolar yang lebih lemah karena meningkatnya optimisme tentang pemulihan global dari...

USDJPY Naik Karena Yen Jepang Melemah Setelah Komentar Bearish BoJ Kuroda

Permintaan Yen Jepang mengalami pelemahan saat sesi awal Asia ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Dengan Yen Jepang...

Pounds kemungkinan akan jatuh sejajar dengan dolar AS karena Brexit yang tanpa kesepakatan (no deal Brexit), menurut analis Morgan Stanley.

Penurunan ke posisi terendah bersejarah akan datang di bawah skenario pasar terburuk Inggris yang akan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan, risiko yang menurut bank meningkat. Pounds mencapai level terendah dua tahun di bawah $ 1,24 pada hari ini setelah kedua pesaing untuk posisi perdana menteri memperketat retorika Brexit mereka, dan untuk Morgan Stanley itu bisa menjadi jauh lebih buruk dengan jatuh ke level $ 1,00 – $ 1,10 pada saat crash keluar.

Satu-satunya waktu pounds turun di bawah $ 1,10 adalah pada tahun 1985, ketika sempat menyentuh $ 1,05 setelah AS mendevaluasi mata uangnya untuk melawan dolar yang kuat. Sebuah survei Bloomberg terhadap para ahli strategi pada bulan Maret melihat pounds jatuh ke $ 1,20 karena no deal Brexit, namun mata uang tersebut telah menjadi pemain terburuk di dunia sejak saat itu untuk turun dari referendum Brexit 2016 menjadi 17%.

Ahli strategi dan kepala strategi mata uang global, Hans Redeker, mengatakan:

“Pounds telah berada di bawah tekanan jual yang kuat sejak Perdana Menteri May menarik diri dari posisi kepemimpinan partainya, meninggalkan pasar dengan meningkatnya kekhawatiran bahwa Inggris mungkin menuju Brexit yang lebih sulit. Jika skenario ini terwujud, GBPUSD bisa jatuh ke kisaran $ 1,00 – $ 1,10.”

Penurunan 19% sejajar dengan dolar akan menyaingi kejatuhan 25% mata uang pada Black Wednesday, ketika Inggris dipaksa untuk menarik diri dari mekanisme nilai tukar Eropa. Bank of England juga mengatakan pada November lalu bahwa pounds bisa jatuh ke level seimbang dengan dolar AS di bawah skenario no deal, sebuah analisis yang dikecam terlalu negatif pada saat itu.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Naik Karena Tumbuhnya Kepercayaan pada Pengurangan Pasokan

Harga minyak naik pada hari Selasa, didukung oleh meningkatnya kepercayaan bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan...

Euro, Mata Uang Berisiko Menguat Karena Sentimen Investor Membaik

Euro mendapat dorongan pada Selasa dari dolar yang lebih lemah karena meningkatnya optimisme tentang pemulihan global dari pandemi COVID-19 yang didukung mata...

USDJPY Naik Karena Yen Jepang Melemah Setelah Komentar Bearish BoJ Kuroda

Permintaan Yen Jepang mengalami pelemahan saat sesi awal Asia ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Dengan Yen Jepang melemah tersebut telah membawa pasangan...

Minyak Mentah Menguat Kembali Karena Risk On Mendominasi Sepanjang Sesi Awal Asia

Pergerakan minyak mentah berjangka di WTI AS mengalami kenaikan cukup baik sampai 0,50%. Dengan kenaikan itu maka minyak mentah menguat menuju ke...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 26 Mei 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -