Wednesday, May 27, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pounds Semakin Melemah karena Meningkatnya Kekhawatiran Terjadinya No Deal Brexit

Must Read

Harga Minyak Naik Karena Tumbuhnya Kepercayaan pada Pengurangan Pasokan

Harga minyak naik pada hari Selasa, didukung oleh meningkatnya kepercayaan bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan...

Euro, Mata Uang Berisiko Menguat Karena Sentimen Investor Membaik

Euro mendapat dorongan pada Selasa dari dolar yang lebih lemah karena meningkatnya optimisme tentang pemulihan global dari...

USDJPY Naik Karena Yen Jepang Melemah Setelah Komentar Bearish BoJ Kuroda

Permintaan Yen Jepang mengalami pelemahan saat sesi awal Asia ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Dengan Yen Jepang...

Pounds masih bertahan di level terendah pada hari Selasa ini karena investor khawatir Boris Johnson, pelopor untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya, akan memicu “Brexit keras” dari Uni Eropa, yang secara luas dipandang sebagai risiko utama bagi ekonomi Inggris.

Euro diperdagangkan mendekati posisi terendah karena meningkatnya ekspektasi Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Mario Draghi, yang akan mengisyaratkan penurunan suku bunga pada bulan September pada pertemuan kebijakan akhir pekan ini untuk menjaga ekspektasi inflasi pada jalurnya.

Di Asia, mata uang regional sebagian besar terikat untuk bergerak di unit global utama meskipun investor mengawasi perkembangan negosiasi perdagangan antara Cina dan AS.

Dolar AS terkurung terhadap mata uang utama lainnya karena ekspektasi untuk penurunan suku bunga The Fed AS pada minggu depan yang mengirim hasil Treasury lebih rendah.

Spekulasi atas kemungkinan No Deal Brexit dan pertanyaan tentang seberapa jauh bank sentral utama akan melonggarkan kebijakan moneter cenderung menetapkan nada untuk pasar mata uang dalam beberapa minggu mendatang, kata para pedagang dan analis.

Takuya Kanda, manajer umum penelitian di Gaitame.Com Research Institute, mengatakan:

“Johnson diharapkan menjadi perdana menteri baru, jadi ada peluang nyata bagi Brexit yang keras. Dalam jangka pendek, penurunan lebih lanjut dalam Pounds bisa dibatasi karena posisi sudah sangat rendah. Dalam jangka menengah, sentimen untuk Pounds akan tetap lembut.”

Pair GBPUSD telah jatuh sebesar 3,5% dalam tiga bulan terakhir karena ketidakpastian tentang bagaimana Inggris akan menghindari keluarnya kesepakatan dari Uni Eropa.

Partai Konservatif Inggris akan mengumumkan hasil pemilihan kepemimpinan pada hari ini, dengan Johnson yang diperkirakan akan menang, untuk menjadi perdana menteri baru pada hari Rabu besok.

Ada spekulasi yang berkembang bahwa Johnson akan menarik Inggris keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober tanpa kesepakatan perdagangan (No Deal).

Hedge Fund telah meningkatkan posisi Sell pada Pounds ke level tertinggi 10 bulan dalam seminggu hingga 16 Juli, ungkap data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Naik Karena Tumbuhnya Kepercayaan pada Pengurangan Pasokan

Harga minyak naik pada hari Selasa, didukung oleh meningkatnya kepercayaan bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan...

Euro, Mata Uang Berisiko Menguat Karena Sentimen Investor Membaik

Euro mendapat dorongan pada Selasa dari dolar yang lebih lemah karena meningkatnya optimisme tentang pemulihan global dari pandemi COVID-19 yang didukung mata...

USDJPY Naik Karena Yen Jepang Melemah Setelah Komentar Bearish BoJ Kuroda

Permintaan Yen Jepang mengalami pelemahan saat sesi awal Asia ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Dengan Yen Jepang melemah tersebut telah membawa pasangan...

Minyak Mentah Menguat Kembali Karena Risk On Mendominasi Sepanjang Sesi Awal Asia

Pergerakan minyak mentah berjangka di WTI AS mengalami kenaikan cukup baik sampai 0,50%. Dengan kenaikan itu maka minyak mentah menguat menuju ke...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 26 Mei 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -