Tuesday, November 19, 2019
No menu items!
Authorised and Regulated Broker

Data Inggris Gagal Mendorong Poundsterling Inggris, GBPUSD Tertolong Pelemahan USD

Must Read

Hard Fork BCH Diselesaikan saat Blok Tidak Valid Pertama Terdeteksi

Hard Fork yang direncanakan dari jaringan Bitcoin Cash (BCH) telah selesai, karena blok pertama yang dianggap tidak...

FinCEN: AS Akan Menegakkan Anti Pencucian Uang di Kripto

Direktur Jaringan Kejahatan Keuangan Amerika Serikat (FinCEN) Kenneth Blanco mengatakan bahwa undang-undang Anti Pencucian Uang (AML) akan...

The Fed: Stablecoin Menyimpan Risiko terhadap Stabilitas Keuangan

Stablecoin dapat "melengkapi" sistem pembayaran lain dan meningkatkan kondisi bagi konsumen, tetapi perlu pemeriksaan terus-menerus, kata Federal...

Pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS mengalami gerakan cukup cepat membalikkan penutunan sebelumnya selama sesi awal kawasan Eropa berlangsung. Sebelumnya GBPUSD sempat menyentuh level paling rendah dalam waktu 27 bulan terakhir. Saat ini poun tengah berjuang untuk memperpanjang kenaikan-kenaikannya setelah rilis data mengenai indeks harga konsumen dari Inggris.

Data yang cukup penting tersebut dirilis hari Rabu ini (17/7) dengan hasil yang tidak berubah dari data sebelumnya selama bulan Juni. Sementara itu untuk skala tahunan juga tetap di angka 2,0 persen dan inti melonjak menuju ke 1,8 persen lebih baik dari data sebelumnya yang hanya berada di 1,7 persen. Sayangnya walaupun masih dalam sisi optimis, data tersebut tidak ada perbedaan cukup besar dari harapan pasar dan gagal mendorong Poundsterling Inggris untuk menguat. Pasar sendiri masih sedikit ragu-ragu untuk mulai membeli pound ditengah ketidakpastian Brexit yang terus membayangi.

Sementara itu dua kandidat yang akan memegang jabatan Perdana Menteri Inggris yaitu Boris Johnson dan Jeremy Hunt memberikan pernyataan yang serupa. Backstop Irlandia akan mengalami kematian dan akan meruntuhkan harapan negosiasi untuk ke depannya dengan Uni Eropa. Selain itu dari sisi AS, permintaan beli di sekitar USD mengalami pelemahan dan terlihat juga pada penurunan di sekitar imbal hasil obligasi Treasury AS. Dari yield obligasi AS yang lemah ini akan menjadi pembatas penurunan Poundsterling Inggris lebih dalam lagi.

Mengingat bahwa rilis data-data makro dari Inggris sudah lewat, maka perdagangan GBPUSD selanjutnya akan fokus ke data-data dari AS. Data-data tersebut seperti kondisi pasar perumahan AS, izin bangunan dan juga perumahan awal dari AS. Data ini akan menjadi faktor penentu kemana arah pergerakan GBPUSD untuk beberapa waktu ke depan nanti.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Hard Fork BCH Diselesaikan saat Blok Tidak Valid Pertama Terdeteksi

Hard Fork yang direncanakan dari jaringan Bitcoin Cash (BCH) telah selesai, karena blok pertama yang dianggap tidak...

FinCEN: AS Akan Menegakkan Anti Pencucian Uang di Kripto

Direktur Jaringan Kejahatan Keuangan Amerika Serikat (FinCEN) Kenneth Blanco mengatakan bahwa undang-undang Anti Pencucian Uang (AML) akan diberlakukan secara ketat di iindustri...

The Fed: Stablecoin Menyimpan Risiko terhadap Stabilitas Keuangan

Stablecoin dapat "melengkapi" sistem pembayaran lain dan meningkatkan kondisi bagi konsumen, tetapi perlu pemeriksaan terus-menerus, kata Federal Reserve Amerika Serikat (The Fed...

Regulator Jerman Peringatkan Broker Kripto yang Beroperasi Tanpa Lisensi

Regulator otoritas pengawas keuangan federal Jerman (BaFin) mengeluarkan peringatan terhadap broker cryptocurrency Bulgaria 5 Capital pada 11 November. Regulator...

Mata Uang Mulai Waspada, Kesepakatan Perdagangan Menjadi Fokus Pasar

Mata uang utama memulai dengan hati-hati pada hari ini karena pelaku pasar melihat apakah Washington dan Beijing dapat segera menandatangani kesepakatan untuk...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -