Monday, November 18, 2019
No menu items!
Authorised and Regulated Broker

Mata Uang Euro Mungkin Lemah Kembali Akibat Data Domestik, Fokus Tertuju Ke ECB

Must Read

FinCEN: AS Akan Menegakkan Anti Pencucian Uang di Kripto

Direktur Jaringan Kejahatan Keuangan Amerika Serikat (FinCEN) Kenneth Blanco mengatakan bahwa undang-undang Anti Pencucian Uang (AML) akan...

The Fed: Stablecoin Menyimpan Risiko terhadap Stabilitas Keuangan

Stablecoin dapat "melengkapi" sistem pembayaran lain dan meningkatkan kondisi bagi konsumen, tetapi perlu pemeriksaan terus-menerus, kata Federal...

Regulator Jerman Peringatkan Broker Kripto yang Beroperasi Tanpa Lisensi

Regulator otoritas pengawas keuangan federal Jerman (BaFin) mengeluarkan peringatan terhadap broker cryptocurrency Bulgaria 5 Capital pada 11...

Hari Rabu (10/4) mata uang Euro terlihat sedang stagnan di level harga paling tinggi skala mingguan di sekitar 1.1260 mendekati beberapa berita beresiko hari ini. Sebelumnya pasangan EURUSD mengalami penguatan pada hari Selasa (9/4) di kawasan 1,1280 dan langsung kehilangan momentum. Pasangan ini turun menuju ke level saat ini yang stagnan karena menunggu beberapa berita beresiko yang akan rilis.

Sentimen resiko sebagai motor penggerak utama pergerakan harga juga tengah diuji oleh berbagai masalah. Sikap risk-off sentimen pasar dilakukan menyusul keluarnya nada ancaman dari Presiden Donald Trump mengenai pemberlakukan biaya untuk produk dari Uni Eropa termasuk produk otomotif. Hal ini memicu perdagangan aset-aset beresiko seperti Euro mulai ditinggalkan. Di tengah konflik dagang yang baru memanas ini, disambut juga oleh keputusan IMF untuk mengubah prospek ekonomi dunia yang turun menuju ke 3,3 persen dari sebelumnya pada 3,5 persen.

Untuk hari ini penentuan pergerakan mata uang Euro akan ditentukan oleh pertemuan bank sentral Eropa. Harapan para pelaku pasar dan investor, pada pertemuan tersebut bank sentral Eropa akan menyampaikan pesan dengan nada yang dovish. Selain itu perhatian pasar juga lebih tertuju pada rincian penjelasan mengenai TLTRO bank sentral Eropa.

Secara luas, pergerakan mata uang Euro masih berpotensi melemah karena data-data fundamental kawasan Eropa yang terus mengecewakan pasar. Pergerakan Greenback di bulan Maret-April yang menguat juga turut menjadi alasan utama pelemahan tersebut. Dengan ini maka akan menyebabkan sikap sabar bank sentral Eropa dan perlambatan akan terjadi lebih lama lagi dari prediksi awal. Tekanan dari dunia politik akan datang dari pemilihan anggota Parlemen Uni Eropa yang segera dilangsungkan. Pilihan paling terkenal sedang menyebar diantara para pemilih nantinya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

FinCEN: AS Akan Menegakkan Anti Pencucian Uang di Kripto

Direktur Jaringan Kejahatan Keuangan Amerika Serikat (FinCEN) Kenneth Blanco mengatakan bahwa undang-undang Anti Pencucian Uang (AML) akan...

The Fed: Stablecoin Menyimpan Risiko terhadap Stabilitas Keuangan

Stablecoin dapat "melengkapi" sistem pembayaran lain dan meningkatkan kondisi bagi konsumen, tetapi perlu pemeriksaan terus-menerus, kata Federal Reserve Amerika Serikat (The Fed...

Regulator Jerman Peringatkan Broker Kripto yang Beroperasi Tanpa Lisensi

Regulator otoritas pengawas keuangan federal Jerman (BaFin) mengeluarkan peringatan terhadap broker cryptocurrency Bulgaria 5 Capital pada 11 November. Regulator...

Mata Uang Mulai Waspada, Kesepakatan Perdagangan Menjadi Fokus Pasar

Mata uang utama memulai dengan hati-hati pada hari ini karena pelaku pasar melihat apakah Washington dan Beijing dapat segera menandatangani kesepakatan untuk...

ATM Bitcoin di Seluruh Dunia Mencapai Tonggak Baru

Jumlah ATM Bitcoin (BTC) yang terpasang di seluruh dunia kini telah melampaui tonggak sejarah baru yang melampaui 6.000 unit.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -