Sunday, January 29, 2023
Authorised and Regulated Broker
  • Strategi & Teknik Trading Forex

Beberapa Indikator Forex Scalping Paling Akurat Untuk Para Trader

Must Read

ISDA Merilis Definisi Standar untuk Derivatif Kripto

International Swaps and Derivatives Association (ISDA) sedang mengerjakan dua makalah untuk mengatasi risiko hukum mendasar di pasar...

Senator Negara Bagian Mendorong RUU untuk Legal Tender Bitcoin di Arizona

Wendy Rogers, seorang senator negara bagian Arizona di Amerika Serikat, telah meluncurkan RUU mengenai cryptocurrency, termasuk yang...

Minyak Menguat Karena Data Ekonomi AS yang Optimis

Harga minyak naik untuk sesi kedua pada hari Jumat, didukung oleh pertumbuhan ekonomi AS yang lebih kuat...

Pada dunia perdagangan foreign exchange atau forex ada banyak sekali indikator yang bisa digunakan oleh para trader. Setiap pilihan indikator trading forex juga bisa disesuaikan dengan gaya perdagangan mulai dari gaya long term atau jangka panjang sampai perdagangan jangka pendek atau sering disebut dengan scalping. Dari dua gaya perdagangan tersebut ada indikator forex scalping paling akurat dan juga indikator untuk trading long term yang akurat.

Setiap trader memiliki gaya sendiri-sendiri ada yang lebih suka menggunakan gaya scalping karena bisa mendapatkan banyak keuntungan dalam waktu singkat, ada juga suka dengan gaya long term yang lebih santai. Melihat perbedaan gaya tersebut, tentunya indikator-indikator pendukung yang digunakan juga berbeda-beda. Secara luas ada beberapa indikator yang paling sering digunakan untuk perdagangan forex yaitu oscillator, volume dan juga sistem trend.

Gaya perdagangan seorang trader juga dipengaruhi oleh sistem trading yang sebelumnya sudah ditentukan dan diuji sampai berbulan-bulan atau bahkan sampai dalam tahunan. Karena dari sistem trading tersebut bisa diketahui apakah salah satu indikator dan teknik mampu menghasilkan profit atau tidak. Sehingga orang yang trading dengan gaya scalping belum tentu cocok dengan gaya long term karena adanya perbedaan sistem yang mereka terapkan.

Indikator Untuk Scalping Cocok Dipelajari Pemula

Berbicara mengenai gaya trading scalping, gaya tersebut merupakan salah satu gaya yang pasti semua trader pernah mencobanya. Karena memang dengan scalping mampu menghasilkan banyak keuntungan. Namun juga harus bisa menyisihkan waktu dan tenaga khusus untuk trading forex.

Memang ada beberapa indikator forex scalping paling akurat yang biasa digunakan oleh para trader scalping.Tapi indikator tersebut harus juga disesuaikan dengan gaya trading para trader. Sehingga tidak akan mengubah kembali sistem trading yang telah dibangun sekian lama. Berikut ini beberapa indikator akurat yang biasa digunakan untuk trading forex:

  1. Moving Average

Indikator forex scalping paling akurat pertama adalah Moving Average atau sering disingkat dengan MA. Moving Average bekerja untuk menentukan kemana arah trend akan bergerak, sehingga para trader akan mengikuti arah tersebut. Dalam penggunaan Moving Average, perlu melihat dahulu ke Time Frame H1 untuk melihat trend besarnya, lalu ke M15 untuk menentukan posisi perdagangan. Trader perlu mengatur garis Moving Average dengan menggantinya ke EMA 50, EMA 5, EMA 10 dan juga EMA 20. Jika semua telah masuk, maka kemudian perhatikan posisi MA sebagai penunjuk arah trend. Jika mulai ditembus maka konfirmasi pembalikan trend.

  • Bollinger Band

Indikator forex scalping paling akurat selanjutnya adalah Bollinger Band yang sangat cocok untuk gaya jangka pendek atau scalping. Dengan settingan bawaan, ada sebanyak tiga garis yang membentang yaitu atas tengah dan bawah.  Trader hanya perlu mengawasi ketika harga menyentuh garis batas atas maka bersiap untuk aksi jual dan jika sampai batas bawah siap untuk aksi beli.             

  • Stochastic Oscillator

Indikator selanjutnya adalah Stochastic Oscillator yang sangat cocok jika dikombinasikan dengan EMA 50. Misalkan harga dalam tren turun dan berada di bahwa EMA 50, jika harga naik tipis dan membentur EMA 50 serta Stochastic Oscillator membentuk puncak, maka bersiap untuk aksi jual karena sedang dalam trend turun. Misal harga dalam tren naik sehingga harga berada di atas EMA 50, jika harga turun tipis dan membentur EMA 50 serta Stochastic Oscillator membentuk lembah maka bersiap untuk beli karena sedang dalam trend naik. Itulah beberapa indikator yang akurat untuk gaya trading scalping. Sebelum menentukan indikator yang akan trader gunakan, maka lebih baik pelajari terlebih dahulu dengan cermat. Agar tidak mengubah trading sistem yang sudah dibangun sangat lama.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

ISDA Merilis Definisi Standar untuk Derivatif Kripto

International Swaps and Derivatives Association (ISDA) sedang mengerjakan dua makalah untuk mengatasi risiko hukum mendasar di pasar...

Senator Negara Bagian Mendorong RUU untuk Legal Tender Bitcoin di Arizona

Wendy Rogers, seorang senator negara bagian Arizona di Amerika Serikat, telah meluncurkan RUU mengenai cryptocurrency, termasuk yang bertujuan untuk membuat Bitcoin (BTC)...

Minyak Menguat Karena Data Ekonomi AS yang Optimis

Harga minyak naik untuk sesi kedua pada hari Jumat, didukung oleh pertumbuhan ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan, margin penyulingan distilat...

Dolar Berdetak Jelang Pertemuan Bank Sentral Minggu Depan

Dolar naik tipis pada hari Jumat untuk menarik diri dari posisi terendah multi-bulan terhadap euro dan sterling, karena investor mulai melatih pandangan...

Yen Menguat Karena Pertaruhan Kebijakan BOJ, Euro Melemah Menjelang Pertemuan ECB

Yen menguat terhadap dollar pada hari Jumat karena pembacaan inflasi Tokyo yang memanas mendorong spekulasi bahwa pivot hawkish dari Bank of Japan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -