Manfaat Investasi Sejak Dini
Home / berita / Manfaat Investasi Sejak Dini

Manfaat Investasi Sejak Dini

INFOREXNEWS – Pada zaman sekarang ini, masih banyak anak muda yang kurang pengetahuannya mengenai investasi. Padahal, manfaat investasi ini sangat besar apabila kita mengetahui cara mengelolanya. Apalagi kita memulai investasi sejak dini, karena kita masih belum memiliki tanggungan yang besar, sehingga kita dapat menikmati hasil keuntungan dimasa mendatang.

Kalangan muda di usia 20 tahunan bisa memulai investasi dengan memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kemampuan finansial. Bahkan hanya dengan modal Rp100.000 saja, Anda sudah bisa berinvestasi. Jadi, anggapan bahwa investasi itu harus selalu dimulai dengan modal besar dapat ditepiskan, dan usia muda merupakan masa-masa produktif sehingga inilah waktu yang tepat untuk mengumpulkan aset.

Sebagai contoh, seorang Warren Buffet yang masuk kedalam jajaran 10 orang terkaya saat ini telah memulai investasi di usia 11 tahun. Jadi, mengapa Anda tidak mencoba untuk berinvestasi kecil-kecilan dulu di reksadana jika Anda takut akan risiko investasi.

Baca juga:

Cara Kerja Investasi Reksadana

Berbagai Macam Jenis Reksadana

Manfaat Investasi Sejak Dini

Dalam hal keuangan, tentu penting untuk memikirkan bagaimana cara untuk menghasilkan penghasilan lebih demi meraih kesuksesan pada bidang finansial. Namun sebagian besar orang muda saat ini cenderung bersifat boros dalam kesehariannya. Akan tetapi, hal tersebut tentu bisa dihindari jika saja Anda mau untuk mulai memikirkan soal investasi di masa muda yang tentunya akan sangat bermanfaat untuk masa depan nanti. Berikut ini adalah manfaat berinvestasi di usia muda : 

1. Waktu Berinvestasi yang Lebih Banyak

Karena masih berusia muda, maka Anda akan lebih banyak mepunyai waktu mengumpulkan dana investasi lebih banyak. Kalau saja Anda memulainya dengan jumlah dana yang cukup besar, tidak dipungkiri di masa depan nanti, dana tersebut akan lebih besar jumlahnya. Sekali pun memulai berinvestasi dengan dana yang minim, setidaknya di masa depan nanti Anda akan tetap menikmati hasilnya.

2. Memilih Produk Keuangan

Pilihlah produk keuangan yang tepat untuk mendukung kegiatan bisnis Anda. Sedangkan, untuk anda yang tidak berinvestasi lewat lembaga keuangan khusus, silahkan mencoba investasi yang populer yang jelas dalam memberikan keuntungannya. Hindari investasi abal-abal atau bodong yang sudah banyak saat ini. Jadi, untuk memastikannya Anda harus melihat surat-surat izin perusahaan yang akan Anda investasikan.

3. Banyak Waktu Belajar

Anda bisa mempunyai waktu untuk belajar berinvestasi. Belajar berinvestasi bisa Anda lakukan misalnya sering membaca buku atau informasi terkait investasi atau pun mengikuti seminar. Dengan begitu pengetahuan Anda akan investasi akan semakin luas sehingga Anda dapat menghindari investasi palsu atau bodong.

4. Punya Layanan Istimewa Investasi

Layanan istimewa tersebut harus memungkinkan para profesional dan pengusaha muda ini semakin mudah dalam mengelola keuangannya, dan menyeimbangkan antara pengeluaran sehari-hari dengan dana investasi untuk masa depan. Akses yang diberikan layanan juga harus mudah dan bisa dijalankan secara online.

Dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah

Saat ini Anda tidak perlu khawatir lagi mengenai investasi, sebab saat ini pemerintah sangat mendukung investasi. Pada tanggal 29 September 2016 lalu, pemerintah Indonesia meluncurkan paket kebijakan ekonomi jilid II tentang mendorong pertumbuhan investasi di Indonesia.

Berikut ini adalah daftar sejumlah strategi pemerintah untuk mendukung paket kebijakan tersebut :

1. Proses Perizinan yang Lebih Mudah

Pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan proses perizinan yang lebih sederhana dalam proses penanaman investasi. Hal ini diharapkan dapat membuat iklim investasi di Indonesia menjadi semakin kondusif.

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan bahwa izin lingkungan di kawasan industri sudah diberikan kepada kawasannya, sehingga untuk investasi di dalamnya tidak perlu izin lagi. Dengan demikian, waktu untuk mengurus izin investasi di kawasan industri menjadi jauh lebih cepat, sekitar tiga jam saja.

Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, izin yang bisa selesai dalam tiga jam tersebut meliputi izin prinsip, akte perusahaan, dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Biasanya proses tersebut dapat memakan waktu bulanan.

Di sektor kehutanan, pemerintah juga siap untuk menempuh langkah serupa. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menjelaskan bahwa izin pinjam pakai kawasan hutan akan jadi dua belas sampai lima belas hari dari tadinya dua hingga lima tahun. Rekomendasi kepala daerah juga tidak akan lebih dari 4 hari. Berbagai izin yang selama ini lama akan dibuat lebih singkat.

2. Pengesahan Tax Allowance dan Tax Holiday yang lebih Cepat

Dalam paket kebijakan ekonomi kali ini, pemerintah juga berusaha mengoptimalkan insentif tax allowance dan tax holiday yang sebelumnya telah disahkan masing-masing dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 dan No. 159 tahun 2015.

Caranya adalah dengan memastikan proses pemberian persetujuan dapat berlangsung relatif cepat bagi wajib pajak yang mengajukan permohonan untuk memperoleh kedua insentif tersebut. SOP untuk approval, Dirjen Pajak dan Kemenkeu harus menyelesaikannya untuk tax allowance paling lama 25 hari. Untuk tax holiday membutuhkan lebih panjang karena ini insentif yang lebih generous, maksimal 45 hari.

3. Pembebasan PPN

Melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 69 tahun 2015, pemerintah akan membebaskan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas impor alat angkutan tertentu. Dengan kebijakan ini, biaya pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia diharapkan dapat ditekan.

Infrastruktur transportasi yang belum memadai selama ini merupakan salah satu faktor mengapa rantai distribusi barang dan jasa di tanah air belum efisien. Hal ini menjadi disinsentif bagi para calon investor yang ingin menanamkan modalnya. Alat angkut yang impornya akan bebas PPN adalah galangan kapal dan pesawat udara dengan suku cadangnya. 

4. Pajak Bunga Deposito yang Lebih Rendah

Pemerintah siap untuk memberikan pajak bunga deposito yang lebih rendah bagi para eksportir Indonesia yang menyimpan dananya di bank-bank tanah air. Langkah ini diharapkan dapat menjadi insentif bagi mereka agar tak menyimpan Devisa Hasil Ekspor (DHE) di luar negeri.

Kalau DHE disimpan di Indonesia dalam deposito berbentuk dolar selama satu bulan, pajak bunga depositonya akan jadi 10%. Kalau tiga bulan 7,5%, enam bulan 2,5% dan di atas enam bulan, 0%. Jika dana tersebut dikonversi menjadi rupiah, potongan yang diberikan akan lebih rendah, yaitu satu bulan 7,5%, tiga bulan 5%, dan 6 bulan langsung 0%.

5. Dukungan Pemerintah Daerah

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menegaskan bahwa dalam proses implementasinya, berbagai kebijakan yang termuat dalam paket kebijakan ekonomi jilid dua ini juga akan memperoleh dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kalau di pusat proses perizinannya cepat, maka di daerah proses perizinannya juga harus cepat.

About leonardo

Check Also

China Akan Blokir Semua Transaksi Bitcoin di Negeri Tirai Bambu Tersebut

Otoritas China akan menekan transaksi yang luas terhadap Bitcoin, termasuk pertukaran peer-to-peer (P2P) dan platform …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *