Home / berita / Prediksi Kenaikkan Suku Bunga The Fed Tahun 2017

Prediksi Kenaikkan Suku Bunga The Fed Tahun 2017

INFOREXNEWS – Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR) pada pertemuannya yang berakhir pada Rabu 2/11/2016 waktu setempat. Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa akan terus memantau kondisi di AS dan hasil dari pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa keputusan The Fed semalam memang tidak berubah, termasuk salah satu kondisi ekonomi global yang terus mereka pantau dan antisipasi. Selain itu, BI tidak hanya melihat mengenai tidak berubahnya keputusan The Fed, akan tetapi BI juga memantau arah komunikasi kebijakan yang beberapa waktu lalu hawkish, namun sekarang cenderung dovish.

Dari pada itu, ketidakpastian pemulihan ekonomi AS akan menjadi pertimbangan The Fed dalam mengambil keputusan. Meskipun demikian, BI sudah memperhitungkan dan mengantisipasi kenaikkan FFR. BI sudah memprediksi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga satu kali pada tahun 2016 dan dua kali pada tahun 2017. 

Pada pertemuan kemarin, The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuan FFR. Meskipun demikian, The Fed tetap membuka peluang untuk kenaikkan suku bunga pada Desember 2016 mendatang. Selain itu, tampaknya FOMC tidak akan mengambil keputusan menjelang pilpres AS. Tetapi The Fed menyatakan bahwa kemungkinan kenaikkan FFR terus menguat. 

Baca juga artikel menarik lainnya :

  1. Pinjaman Untuk Modal Buka Usaha dan Investasi Dengan Mudah
  2. Asuransi Khusus Bagi Pengangguran
  3. Inflasi Pada Bulan Oktober 2016 Sejalan Dengan Prediksi BI
  4. Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Dalam Pasar Keuangan
  5. Keunggulan Trump Juga Meredupkan Saham Nikkei

Incoming search terms:

  • prediksi dollar 2017

About leonardo

Check Also

IMF : Pertumbuhan Kredit China Dikategorikan Bahaya

INFOREXNEWS – Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memperingatkan bahwa pertumbuhan kredit China telah masuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *