Reksadana Saham Cetak Keuntungan Seiringan Menguatnya Dolar
Home / berita / Berita Reksadana / Reksadana Saham Cetak Keuntungan Seiringan Menguatnya Dolar

Reksadana Saham Cetak Keuntungan Seiringan Menguatnya Dolar

Akhir-akhir ini investor asing terus melakukan aksi jual di pasar saham, karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus mengalami penguatan. Dalam perdagangan pada hari Jumat 15/9/2017 pekan lalu, IHSG ditutup menguat sebesar 0,35% menjadi 5.872.

Seiringan dengan penguatan IHSG, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan lalu naik sebesar 0,26%, sehingga menjadi Rp6.441,05 triliun jika dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di level Rp6.424,17 triliun.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi perdagangan harian di sepanjang pekan ini juga naik sebesar 7,35% menjadi Rp6,72 triliun dari Rp6,26 triliun sepekan sebelumnya. Senada rata-rata frekuensi perdagangan saham BEI sepanjang pekan lalu naik sebesar 14,11% menjadi 331,38 triliun dari 290,4 triliun dipekan sebelumnya.

Sedangkan rata-rata volume transaksi harian sepanjang pekan lalu menurun 19,84% menjadi 8,20 miliar unit saham dari 10,23 miliar unit saham di pekan sebelumnya. Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih sepanjang pekan lalu dengan nilai Rp1,65 triliun, sehingga aliran dana investor asing sepanjang 2017 mencatatkan jual bersih Rp7,68 triliun

Indeks dolar AS

Setelah meredanya badai Harvey dan badai Irma, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya mengalami rebound, sehingga menjadi 92,12 pekan lalu. Dengan kembali menguatnya indeks dolar tersebut, dampaknya membuat nilai tukar rupiah menjadi melemah, sehingga memberikan pengaruh di pasar saham. 

Sementara itu, pelemahan yang terjadi di pasar saham turut menyeret kinerja reksadana saham yang menempatkan aset investasi sekurang-kurangnya 80% pada efek saham. Tercatat bahwa nilai return indeks reksadana saham adalah negatif 1% dalam perdagangan pekan lalu. 

Baca juga:

Cara Kerja Investasi Reksadana

Keuntungan dan Kekurangan Reksadana

Hal serupa juga terjadi pada indeks reksadana saham syariah, dalam perdagangan di pekan lalu, tercatat bahwa nilai return reksadana syariah negatif 1,49% dalam perdagangan pekan lalu. Namun, di tengah pelemahan yang terjadi, beberapa reksadana saham masih bertahan dengan catatan return positif dalam sepekan terakhir.

Hal tersebut pun menunjukkan bahwa instrumen investasi reksadana memiliki fluktuasi risiko yang lebih rendah dibandingkan bila berinvestasi langsung pada efek saham. Adanya diversifikasi pada reksadana, menopang kinerja reksadana saham bertahan dengan return positifnya, di tengah berbagai sentimen negatif yang mendera pasar saham.

Bahkan, return yang dihasilkan pun terbilang cukup menarik dengan risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan risiko berinvestasi pada efek saham secara langsung. 

Berikut ini adalah daftar 5 reksa danasaham yang mampu bertahan dengan return positif di pekan lalu: 

1. CIMB Principal Total Return Equity Fund dengan nilai return sebesar 0,94%.
2. Simas Saham Unggulan dengan nilai return sebesar 0,85%.
3. CIMB-Principal Indo Domestic Equity Fund dengan nilai return sebesar 0,77%.
4. Maybank Dana Equitas dengan nilai return sebesar 0,73%.
5. Sucorinvest Equity Fund dengan nilai return sebesar 0,71%.

 

About leonardo

Check Also

Kinerja Reksadana Pasar Uang Positif Meski Saham Melemah

Sejak pekan lalu, telah terjadi koreksi terhadap pasar saham, sehingga membuat Indeks Harga Saham Gabungan …