Standarisasi Keahlian yang Dibutuhkan Seorang Trader
Home / Strategi Trading Forex / Standarisasi Keahlian yang Dibutuhkan Seorang Trader

Standarisasi Keahlian yang Dibutuhkan Seorang Trader

Trader merupakan profesi yang sangat unik dan menarik dibandingkan profesi lain. Seorang trader dituntut memiliki skill yang mumpuni serta beberapa keterampilan dalam diri yang wajib dimiliki. Jika seorang trader tidak menguasai standar ini secara merata, terkadang akan mengalami jatuh bangun yang menyedihkan dalam jangka panjang.

Selain itu, seorang trader dituntut fokus pada skill standar yang harus mereka jaga performanya setiap berhadapan dengan market yang buas.  Memang terkadang menjemukan, namun jika trader tersebut lengah saat berhadapan dengan market, resiko yang menghantam tidaklah mengenal ampun. Sang Trader tersebut akan digebuk habis-habisan oleh kedigdayaan Market.

Pada dasarnya seorang trader wajib memiliki skill standar yang berkaitan erat dengan pribadinya sendiri supaya dapat mencapai tujuan yang ditentukan. Setidaknya dengan menguasai skill standar ini, trader tersebut dapat mengembangkan aktivitas tradingnya ke arah yang lebih baik.

Kesadaran Diri

Pernah melamar pekerjaan ke sebuah perusahaan nasional? Yah, anda akan dihadapkan pada test psikologi sebelum diterima menjadi karyawan. Perusahaan memiliki standar kepribadian untuk calon karyawaannya. Sayangnya, saat seseorang ingin terjun menjadi trader, tidak ada test mengenai kepribadian. Padahal, bagi para trader berpengalaman, kesadaran diri merupakan kunci menuju kesuksesan.

Kesadaran diri dapat membuat anda mengerti serta memahami kelemahan diri anda sendiri, serta mencari tahu bagaimana memperbaikinya kelak, serta dengan kesadaran diri jugalah anda dapat mengidentifikasi kekuatan anda yang harus anda asah supaya dapat bekerja secara efektif dalam aplikasinya.

Namun “kadar” kesadaran diri seseorang memang berbeda-beda. Semakin tinggi “kadarnya”  akan semakin baik. Bersikap acuh tak acuh merupakan malapetaka di masa depan. Karena seorang yang memiliki kesadaran tinggi akan memahami karakternya sendiri, dan minimal jujur tentang diri sendiri. dengan mengenal karakter diri secara menyeluruh, trader tersebut dapat memilih dan menguji strategi terbaik yang selaras dengan karakternya.  Selain itu dia dapat memilah-milah gaya trading yang cocok untuk dirinya dan membentuk kebiasaan yang baik untuk dirinya sendiri.

Dalam mencapai standar kesadaran diri yang cukup untuk menggapai kesuksesan, seorang trader wajib memperhatikan hal-hal dibawah ini.

 

a. Fokus pada proses

Kebanyakan trader pada umumnya hanya berfokus pada profit loss yang membawanya pada kesimpulan tradingnya baik atau buruk, tanpa berpikir lebih jelas maupun detail, hasil apapun hanya mencapai 2 kesimpulan tersebut. Namun jika anda memiliki kesadaran diri yang tinggi, anda akan membedah kembali hasil trade tersebut pada alur prosesnya. Anda akan mengerti bahwa tidak semua posisi yang menghasilkan loss itu buruk, dan tidak semua posisi yang profit itu adalah baik.

Dengan fokus pada proses, seorang trader akan menaruh perhatiannya pada cara tradingnya. Bagaimana dia mengeksekusi sebuah posisi, bagaimana dia melakukan analisa serta bagaimana rasa hormatnya pada aturan trading yang telah dibuatnya. Karena seperti yang telah diketahui disiplin serta konsisten merupakan kunci dari keberhasilan trading. seorang trader dapat menfokuskan dirinya untuk tetap konsisten dan disiplin pada proses tradingnya. Dengan begitu, akan terjadi kemungkinan hasilnya selaras dengan jerih payah konsistensi serta disiplin proses yang telah dijalaninya.

b.DISIPLIN

Disiplin, sebuah kata yang jauh dari kata hidup nyaman dan bebas stress seperti yang digembor-gemborkan dalam menjalani trading forex. Memang sudah bukan rahasia umum lagi bahwa disiplinlah yang membimbing hasil seorang trader menuju kejayaan atau kepahitan. banyak trader yang menyerah pada kata disiplin ini sehingga banyak juga trader yang gagal mencapai tujuannya.

Pada hakikatnya, aktivitas rutinitas trading dimulai dengan menyiapkan rencana trading, melakukan riset pasar serta melakukan analisa sehingga mencapai sebuah skenario trading untuk selanjutnya. Disiplin melakukan 3 hal ini saja sudah menjemukan, namun itu saja tidak cukup. Seorang trader seharunya menambah audit hasil yang telah dia jalani. Trader seharusnya meninjau kembali tradingnya, menuliskan beberapa catatan jurnal dan menganalisi portofolionya.

Kegiatan ini memang cukup merepotkan para trader, namun upaya disiplin pada hal-hal yang bersifat administratif dan aplikatif ini dapat menciptakan hasil yang berbeda. Mulai dari mindset, hingga kebiasaan trading yang lebih terstruktur. Kerja keras yang menjemukan ini akan memberikan hasil yang lebih optimal dalam jangka panjang.

c.Kesabaran

Kadar kesabaran setiap individu memang sangat berbeda. Contoh sederhananya adalah ada sebagian trader yang sabar menunggu untuk melakukan sebuah transaksi, tapi tidak sabar menunggu posisinya terlantung-lantung di market. Ada juga trader yang sabar menunggu posisinya bergantung berminggu-minggu, namun tidak sabar melakukan transaksi.

Seperti yang diketahui, seorang trader wajib sabar. Itu adalah sifat utama seorang trader. pekerjaan sebagai seorang trader tidaklah mudah, hasrat anda yang menggebu-gebu harus ditahan, ketakutan anda yang menekan pikiran harus di buang. Bisa bayangkan seorang trader harus berhadapan dengan tingkat stress yang melawan dirinya sendiri supaya dapat sukses?

Seorang trader haruslah sabar menunggu untuk masuk ke dalam pasar, juga harus sabar untuk keluar dari pasar. Dengan sifat dasar manusia yang memiliki passion serta mental yang berubah-rubah, hal ini tentu memerlukan perhatian khusus serta merupakan tantangan yang paling sulit untuk dilakukan secara konsisten.

d.Stabilitas emosional

Sebuah cerita yang memilukan, seorang trader telah melakukan hal-hal yang wajib dilakukan, misalnya membuat trading plan, menunggu dengan sabar untuk mengikuti trading plan yang disusunnya, namun hasil tradingnya masih tetap seperti seorang pecundang.

Inilah yang membuat para trader menjadi berspekulasi dengan pemikiran-pemikiran yang mengerikan. Sabar dan disiplin hasilnya juga tidak berbeda jauh dengan trading secara serampangan.

Memang benar, dengan melakukan segala hal yang menjemukan seperti membuat jurnal, trading plan, sabar exit, sabar entry tidaklah menjamin seorang trader akan menang. Sehingga seorang trader harus mampu menahan diri dari kerugian yang dapat muncul kapan saja, itulah mengapa kesadaran dan menjaga stabilitas emosional itu penting.

Dengan memperhatikan stabilitas emosional, seorang trader dapat terhindar dari balas dendam tanpa aturan trading. Meminimalisir potensi over trade yang dapat merugikan segala bentuk disiplin diri yang telah dia bangun serta dapat menangani frustasi yang berlebihan.

 

e.Mandiri dan bertanggung jawab

Seorang trader wajib dan harus membuat keputusannya sendiri. Trader harus menaruh  rasa percaya yang mendalam pada cara dia melakukan trading serta memiliki keteguhan pada kekuatan yang telah dia pahami. Kemandirian dalam melakukan aktivitas trading wajib dimiliki untuk hasil jangka panjang.

Selain itu, seorang trader juga harus bertanggung jawab pada setiap keputusan yang dia ambil. Mau itu hasilnya adalah kerugian, maupun keuntungan, tanggung jawab pada setiap perdagangan tanpa menyalahkan orang lain lebih mempercepat akselerasi pengembangan trading orang tersebut.

 

 

Incoming search terms:

  • keahlian yg dibutuhkan broker saham

About Paul_drevs

Check Also

Mengurai Shadow (Tail / Wick)

Shadow Apa yang dimaksud dengan shadow, pada sebuah candlestick? Bagaimana dia terbentuk dan apa isi …