Home / berita / Sterling Terpuruk Karena Data Klaim Pengangguran Dan Penguatan Greenback

Sterling Terpuruk Karena Data Klaim Pengangguran Dan Penguatan Greenback

GBPUSD masih terus tergerus setelah di laporkannya klaim pengangguran Inggris yang di nilai mengecewakan pasar. Di dalam laporan, klaim pengangguran INggris yang sudah meningkat menjadi 9800 klaim berada di blan Oktober, dari klaim sebelumnya ada di 5600 bulan September. Adapun data ini menjadi gambaran akan sektor tenaga kerja Inggris juga mengindinkasikan penilaian akan keadaan ekonomi Inggris. Dengan adanya situasi yang masih berada di bawah tekanan masalah Brexit dan voting parlemen susulan, hal ini membawa Sterling masih belum bisa bangkit melawan Dollar AS.

Di saat di laporkan berita tersebut, pairing GBPUSD yang turun di kisaran 1.2454 dengan tingkat support berada di 1.2377 dan resisten berada di 1.2533. Pergerakan pada harga  ini sudah sempat sentuh tingkat tertinggi mingguan ada di Jumat pekan lalu.

Sedangkan dari Dollar AS yang menguat karena keoptimisan semakin bertambah untuk kenaikan suku bunga dari bank sentral AS untuk tanggal 14-15 Desember nanti kini masih memberikan tekanan pada Poundsterling. Potensi dari keberhasilan akan kebijakan Donald Trump yang juga meningkatkan ekonomi global pasar akan kenaikan dollar AS untuk kedepannya.

Demi memberikan respon akan potensi pergolakan ekonomi global terkait masalah sektor ketenagakerjaan ini, bank sentral INggris nyatakan siap dalam mentelorir tingkat inflasi hingga di atas target awal mereka, ada di 2%. Akan tetapi semuanya masih tergantung besarnya tekanan bisaya berasal dari sektor tenaga kerja ini.

Incoming search terms:

  • terpuruk pengangguran

About Wida Yodik

Check Also

IMF : Pertumbuhan Kredit China Dikategorikan Bahaya

INFOREXNEWS – Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memperingatkan bahwa pertumbuhan kredit China telah masuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *