Wednesday, December 2, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Strategi & Teknik Trading Forex

#1. Mengenal Pola Harmonic Harold McKinley Gartley

Must Read

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish....

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah...

Pola Gartley

Harold McKinley Gartley, memiliki suatu wadah layanan dalam memberi advice pada  pasar saham di pertengahan tahun 1930an dan memiliki banyak anggota dan pengikut.

Layanan ini merupakan salah satu yang pertama menerapkan metode ilmiah dan statistik untuk menganalisa perilaku pasar saham.

Menurut Gartley, dia akhirnya bisa menyelesaikan dua masalah terbesar pedagang, yaitu : Bagaimana dan kapan harus membeli dan bilamana harus keluar dari pasar.

Apa yang dilakukan oleh layanan Gartley pada pasar saham, akhirnya menyadarkan banyak pedagang untuk menerapkan hal yang serupa pada instrument pasar yang lain.

Lihat juga :https://www.inforexnews.com/strategi-trading-forex/psikologi-strategi-forex

Maka sejak itu, berbagai buku, perangkat lunak perdagangan, dan pola lainnya banyak menuliskan dan menerapkan teknikal berdasarkan Gartleys.

Pola “222” 

Pola Gartley “222”  sebenarnya dinamai berdasarkan nomor halaman buku HM Gartleys, Profits in the Stock Market (Keuntungan di Pasar Saham) .

Gartleys adalah pola yang mencakup pola dasar ABCD , namun didahului oleh harga tinggi atau harga rendah yang signifikan.
Pola ini, biasanya terbentuk saat koreksi tren yang sedang berlangsung dan terlihat seperti huruf alphabet ‘M’ untuk pola bullish atau ‘W’ untuk pola bearish.

Lihat Juga : https://www.inforexnews.com/belajar/strategi-psikologi-pattern

Pola ini digunakan untuk membantu pedagang dalam menemukan titik masuk yang baik untuk mengikuti tren secara keseluruhan.


Bearish Gartley PatternBullish Gartley Pattern

Gartley terbentuk ketika pergerakan harga telah terjadi pada uptrend yang baru atau downtrend, dan   telah mulai menunjukkan tanda-tanda koreksi. Pola Gartley yang bagus saat terbentuk adalah titik baliknya terkonfirmasi dalam pengaturan berdasarkan   Fibonacci Retracement dan level extension Fibonacci . Hal ini memberikan indikasi yang lebih kuat. 

Lihat juga : https://www.inforexnews.com/indicator/indikator-sentimen-tdi-cot

Pola ini bisa terkadang sulit untuk dikenali dan bisa membingungkan saat Anda menempatkan Fibonacci . Untuk menghindari  kebingungan, perlu mengambil beberapa langkah sekaligus.

Bagaimanapun Pola ini,  berisi pola ABCD bullish atau bearish, namun didahului oleh sebuah titik “X” yang berada di luar titik “D”. Pada pola bullish ” X” sebagai suatu titik harga rendah yang harus berada dibawah titik Low D, dan pada penurunan ‘X” adalah harga tinggi yang berada diatas titik pembalikan ‘D’.

Lihat juga : https://www.inforexnews.com/strategi-trading-forex/belajar-saham-peranan-valuasi-saham

Pola Gartley yang baik memiliki karakteristik sebagai berikut:

Titik A ke B memiliki kisaran koreksi 0 .618%  dari pergerakan titik X ke A.
Pergerakan titik B ke C sekitar 0.382 % atau 0.886 % dari  retracement pergerakan A ke B.
Jika retracement pergerakan B ke C adalah 0,382 dari pergerakan A ke B, maka C ke D harus berada pada kisaran 1.272% dari pergerakan B ke C. Sebagai konsekuensinya, jika perpindahan B ke C adalah 0.886% dari gerakan A ke B, maka C ke D harus memperpanjang  pergerakan 1,618 % dari pergerakan B ke C.  Dan pergerakan C ke D harus berada pada kisaran 0.786% retracement dari pergerakan  XA

Mutan Gartley

Seiring berjalannya waktu, popularitas pola Gartley berkembang dan sebagian orang  menemukan versi dan variasi mereka sendiri.

Untuk beberapa alasan aneh, para penemu variasi ini memutuskan untuk menamai pola yang mereka gunakan dengan sebutan nama makluk hidup.

Kepiting /Crap

Tahun 2000, Scott Carney, pedagang yang menganut pada pola harga harmonis, menemukan pola variasi yang diberi nama “the Crab/ Kepiting “.

Menurutnya, inilah pola yang paling akurat diantara semua pola harmonic karena  ekstrimnya Potensi Zona Pembalikan  terkadang disebut “price better reverse  dari pergerakan XA.

Pola ini memiliki rasio reward-to-risk yang tinggi karena Anda akan menempatkan  resiko- stop loss yang sangat tipis. Pola kepiting yang baik memiliki aspek berikut:

Pergerakan AB merupakan retracement 0,382 % atau 0,618% dari pergerakan XA. Pergerakan BC bisa menjadi retracement 0,382% atau 0,886% dari pergerakan AB. Jika retracement pergerakan BC adalah 0,382 dari  AB, maka CD setidaknya melewati X dan berada pada kisaran pergerakan 2.24% dari  BC. Jika pergerakan BC adalah 0.886% dari move AB, maka CD harus memiliki pergerakan sebesar 3.618 % dari pergerakan  BC. Sedangkan pergerakan
CD  berada pada kisaran 1.618%  dari  XA.

Kelelawar “the BAT”

Tahun  2001, Scott Carney kembali membuat varian Pola Harga Harmonic lainnya yang disebut ” Bat .”

Pola Bat memiliki rincian sbb:

Pergerakan AB adalah retracement 0,382%  atau 0.500% dari pergerakan XA.
Pergerakan BC adalah  retracement 0,382% atau 0,886% dari pergerakan AB.
Jika retracement  BC adalah 0,382% dari  AB, maka CD semestinya 1.618% perpanjangan dari pergerakan BC. Jika pergerakan BC adalah 0.886% dari AB, maka CD harus 2.618 perpanjangan dari pergerakan BC. Dan  CD harus 0.886% retracement dari XA.

Kupu-kupu “Butterfly”

Variasi yang ditemukan oleh  Bryce Gilmore, pola Kupu-kupu yang sempurna ditentukan oleh retracement 0.786 dari pergerakan AB dari perpindahan harga XA.

Pola kupu-kupu mengandung karakteristik khusus seperti  ini: 

 

Pergerakan titik AB seharusnya menjadi retracement 0.786% dari  XA.
Pergerakan BC bisa menjadi retracement 0,382% atau 0,886% dari pergerakan AB.
Jika retracement  BC adalah 0,382% dari  AB, maka C ke D harus 1.618% dari BC. Tetapi, jika  BC adalah 0,886% dari gerakan AB, maka CD harus memperpanjang pergerakan ke 2.618% dari pergerakan BC. CD harus 1,27% atau 1,618%  dari pergerakan XA.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish. Mata uang Euro sepenuhnya memanfaatkan...

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah satu dukungan yang membantu Dolar...

NZDUSD Menguat Setelah Data China Mengesankan dan Pelemahan Dolar AS Secara Luas

Pasangan mata uang NZDUSD menguat menuju ke nilai tukar lebih tinggi di 0,7120 di sesi Asia hari Selasa (1/12). Dolar New Zealand...

USDJPY Terjun Dalam Setelah Data Jepang Positif dan Pelemahan Dolar AS

Mata uang Yen Jepang menguat lebih besar melawan Dolar AS di sesi Asia hari Senin (30/11). USDJPY langsung mencatatkan penurunan lebih rendah...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -